Abi
Bius apa yang kau suntikkan kepada ku
Hingga sadar ini hanya memimpikan mu
Abi
Candu apa yang kau tegukkan kepada ku
Sampai rindu ini begitu tergantung kepada mu
Abi
Sebenarnya apa yang kau selimutkan kepada ku
Aku tak ingin segera beranjak
Waktu
Bolehkah ku pinjam pertemuan
Lalu berhentilah sampai ada keputusan
Bumi
Bisakah kau geser tanahmu
Hanya tempatku dan tempatnya
Dunia
Kau boleh menjauh
Biarkan kesederhanaan ini menjamu kami
Aku takut kau akan mengalihkan perhatian
Duhai anganku
Oh puisiku ini
Dapatkah kalian tak sekedar angan yang menjadi puisi
YOU ARE READING
Sajak Yang Tak Ingin Beranjak
PoetryPuisi puisi Bacalah Boleh dengan hati, berbisik atau pun lantang Siapa tahu ada dirimu, dirinya atau diriku di antara spasi Baca acak lebih seru Follow dulu akan lebih baik, karena aku tak tahu kapan sidik mencumbu abjad. 😉
