SURAT UNTUK PURNAMA

4 1 1
                                        

Hi gadis berkuda poni ku,

Ini hanyalah sebuah ungkapan akan banyak harapan ku tentang hujan sore itu,
Harapan kau melihat senja namun berujung bermain bersama hujan.

Kala itu kau tersenyum riang, kau buat perahu kertas lalu kau layarkan di genangan air tepi jalan.

Lalu kau bermain bersama hujan, aku pun tersenyum. Aku? Mahda yang jarang mengungkapkan arti bahagia daripada kau. Aku orang yang terkenal sering memberikan gombalan dibanding perhatian nyata tanpa kau sadari menyimpan banyak bahagia saat bersamamu.

Kau gadis yang sering ku sebut Purnama, gadis yang sering ku ceritakan setiap malam bersama para angin dan angan. Gadis yang sering ku lukai dengan perkataanku. Dan engkau gadis yang sering ku beri harapan indah yang ku tahu tak akan pernah nyata. Gadis yang sering ku beri harapan namun palsu. Terimakasih karena pernah hadir dalam cerita panjang dalam sejarah hidupku.

Purnama, si gadis berkuda poni yang dulu membenci hujan kini sangat menyukai hujan. Gadis yang selalu tertawa ketika melihat hal lucu. Gadis yang selalu berteriak ketika merasa senang. Kau tau? Aku menyayangimu. Sampai kapan pun. Kau, gadis aneh entah dari planet mana. Hehehe. Sini biar ku beritahu, bahwa aku senang mengenalmu.

Dan aku akan selalu mengingat mu dengan setiap degupan, rintikan, bahkan derasnya hujan.

Tertanda,

Mahda

Cinta Hujan PertamaWhere stories live. Discover now