01

1 4 0
                                        

Di sebuah tempat club' malam yang seharusnya tidak ia datangi terpaksa ia harus masuk ke tempat itu demi mencari seseorang tentunya. Gadis gadis malam melihat intens org yang berdiri di ambang pintu dengan raut wajah yang datar dan dingin tapi tidak menyulut kan gadis gadis itu berhenti menatap serta mengagumi ciptaan Tuhan yang satu ini.
Gabriel benci tatapan gadis gadis yang kurang belaian ini yang berusaha mendekatkan diri dan memamerkan paha mulus serta body yang seksi tapi sekali lagi Gabriel tetap tidak tergoda,dia kemari hanya ingin mencari seseorang yang harus ia urusi dibandingkan gadis jalang

"Pulang Lo" ucapan Gabriel ketus kepada seseorang yang sudah dia pergoki sedang berdua bersama gadis yang tentunya tidak Gabriel kenal.

"Ngapain Lo ke sini?" tanya orang itu dengan raut wajah menjengkelkan,ya sudah tentu dia tau maksud Gabriel kemari.

"Pulang,jangan banyak bacot" geram Gabriel.

"Lo deluan,gue nyusul nanti" acuh Frans.

Gabriel geram dengan tingkah orang di depannya rasanya ia ingin memukul serta memaki Frans di karenakan dia sudah muak berlama lama di tempat penuh dosa yang tidak layak dia tempati.

"Pulang" peringat Gabriel

"Apaan sih,kaga Lo aja deluan gue masih beta~!"

Gabriel langsung menyeret frans keluar dari clup bar bar tampa memperdulikan tatapan orang di sekitar nya.

Brukkk

Gabriel tidak sengaja bertabrakan dengan gadis yang lewat di depannya.

"Isss,jalan make mata dong!" Sewot gadis itu.

Gabriel mengacuhkan ucapan gadis sewot itu dengan melanjutkan menyeret frans keluar dari bar.

"Heee,mau kemana Lo?enak aja udah nabrak seenak jidat malah nyelonong pergi kaga minta maaf lagi!"

"sorry" acuh Gabriel

"Ngga cukup kata SORRY,tapi Lo juga harus ganti minuman gue yang tumpah karena ulah Lo"

Gabriel langsung menutup hidungnya karena mencium bau alkohol yang menyengat dari mulut gadis itu,tidak mau ambil ribut dan ambil pusing Gabriel langsung mengeluarkan uang dua lembar berwarna merah ke arah gadis yang tetap menatap intens dirinya.

"Wih,anak berada nih" ledek gadis sewot

"Nih"

"Ok thanks,kenalin nama gue Belen" sambil mengulurkan tangannya.

Gabriel menatap sekilas uluran tangan gadis yang bernama Belen dengan datar dan langsung pergi dengan tetap menyeret frans yang meronta minta si lepaskan.

"Isss,anak itu!" sinis Belen

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Oct 05, 2019 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

2 Love 2 GTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang