PRANK

30 5 0
                                        

"Hayyy guyyssss, nah kali ini aku bakalan ngeprank si Airin, tapiiii sebelum kita mulai plisss subcribe.
Airin takut banget sama yang namanya kecewa, eh kecowa. Hehe gak lucu ya guys.
Nah aku udah siapin kertas hitam bentuk nya Kecowa, kita bakalan tempel ini dibelakang lampu kamar nya kita berdua. Ok, let's do it" ucapku dengan mengangkat tangan kanan ku keatas membawa kamera di lengan kanan ku dan membawa kecoa kertas.

Langkah ku pun sampai di kamar kami dan aku dengan gesit menempelkan kecowa hitam yang aku bawa.
Hari pun mulai gelap, Airin belum juga pulang. Aku duduk di sofa menunggu dia pulang. Jam sudah menunjukkan angka 9, aku khawatir prank ku gagal, karna dia biasa nya pulang pukul 7.

"Aduhhh, si Airin kemana sih kok belum pulang juga ya??"
"Mungkin dia ada tambahan pekerjaan dikantornya" pikir ku dengan sepositif mungkin.
Tak lama terdengar suara motor dari garasi, dan akhirnya Airin datang dengan pakaian kantornya yang sedikit berantakan dan wajah lesunya.

"Eh, elo udah pulang, tumben lama, gua pikir tadi loe gak balik lagi" ucapku dengan kesal
"Biasa deh boss gua tadi itu, rajin nya kumat" balas Airin.
"Em, ke kamar kita yuk, gua udah capek banget, pengen tidur" kata Airin sembari memijat mijat punggung nya.
Tanpa membalas aku langsung berdiri menuju kamar.

Aku berjalan selangkah lebih depan dengan Airin, dan sesampainya kami di kamar aku langsung pura pura menuju meja rias kami untuk mengambil sesuatu yang padahal aku meletakkan kamera ku ditempat itu.
And "ACTION"
"Rin, hidupin dong lampu kita, gue gelap gak liat apa apa ni" kataku dengan senyum tipis.
"Eh, elo ya, siapa yang masuk duluan siapa yang hidupin lampu, kan lo tadi bisa sih hidup dulu terus ambil yang lo mau" balas nya yang sedikit marah kepadaku
"ya ela, lo tinggal hidupin lampu yang didepan mata lo aja pake ngoceh dulu ya?? Balas ku balik.

Sebelum Airin membalas ucapan ku dia pun menghidupkan lampu aku menempelkan kecowa. Dan sebelum 5 detik. "Boooom"
"Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa" teriakan Airin yang menggetar kan semua tetangga. Dan dengan spontan dia berlari ke arah ku dengan rasa takut.
"ehk, lo apaan sihhh, suara lo itu kedengeran sampe ujung komplek" ucapku yang berpura pura sedikit marah padanya
"I i i i i itu ada kecowa" ucapnya dengan rasa takut sembari menunjuk lampu
"Alah kecowa aja, kecewa itu cuma binatang kecil, itu aja takut" kata ku yang pura pura berani padahal aku sendiri pun takut dengan kecowa.
Aku mulai melangkah kan kaki ku mengarah lampu itu, dan akhirnya
"Tadaaaaa, lo kena prank gua, hahahahahahaha" tawa ku sembari menunjukkan kecowa kepada Airin
"Eh, prank lu gak lucu, gua takut abis tau" ucap Airin dengan menarik rambut ku.
"Hahaha, yang penting berhasil" ejekan ku yang mengulur kan lidahku keluar.

"Ok guysssss, prank hari ini berhasillllll, kita udah buat kakak gua takut nya luar biasa yang mungkin dia gak bakalal lupa dengan hari ini dan gue harap lo semua bisa ketawa bareng gue dan kalo lo suka video gua plissss like, comment and subcribe.

***
5 tahun yang lalu

"Ma, kita pergi dulu ya" suara Airin lembut pamit pergi ke sekolah
"Ya udah kalian berdua baik baik ya" suara lembut pula membalas ucapan Airin

"lisa, hari ini kan hari pertama kamu sekolah SMA, di tempat orang orang yang berada, kamu dan kakak kamu bisa sekolah disitu juga karna bea siswa. Kalian berdua sekolah di tempat itu karna kalian pintar. Mama harap kamu jangan terlalu terlalu mengikuti bagaimana merka disekolah" nasihat pertama yang terdengar sangat lembut di telinga ku.
"iya ma, aku pamit ya" balas ku pun dengan senyuman.

Aku sekolah di  SMA Pelita Harapan Cikarang, sekolah yang terkenal dengan mahalnya uang sekolah disitu, tapi aku dan Airin tidak perlu membayar apa pun karna kami dapat beasiswa. Sampainya kami di sekolah, aku sudah mendengar cibiran siswa siswinya.

Menggapai Bintang [TAHAP REVISI]Stories to obsess over. Discover now