Assalamualaikum Teman-teman!Ini adalah cerita pertamaku jadi mohon maaf yah kalo banyak salah dan lain-lain di cerita ini. karena itu, aku mengharapkan saran dari teman-teman readers :).
Happy Reading ^_^
__________________________________________________________
Pagi ini aku bersiap-siap untuk pergi ke toko buku favorite ku.Hari ini hari minggu,tentu saja hari yang tepat untuk menghabiskan waktu membaca komik yang selalu aku tunggu-tunggu.Aku merapikan kamarku terlebih dahulu,bagiku kamar adalah tempat ternyaman dan tempat favoriteku.
Dengan paduan warna biru langit yang sangat kusukai dan boneka panda yang selalu menemani tidurku.Di kamar ini aku menghabiskan waktu,disini aku menangis,aku terkadang berbicara sendiri hehe,dan terkadang aku tak keluar kamar seharian.Tentu saja ibu sering memarahiku tapi bagaimana lagi.Setelah merapikan kamarku aku bergegas untuk mandi,kebiasaan burukku saat berada di kamar mandi adalah bernyanyi.Ibu sudah sering menengurku tapi aku selalu terhasut oleh setan-setan yang ada di kamar mandi.Setelah mandi aku lalu memilih pakaian.
Aku memilih celana jeans,baju kaos yang dilapisi dengan cardigan berwarna abu-abu lalu memakai snikers.Setelah itu akupun turun ke bawah untuk berpamitan kepada ibu.Jujur aku sangat sangat lelahh menaiki lalu menuruni tangga setiap hari.
"Ibuuuuuuu akuu pergi ya duluu ke tempat biasa" kataku
Ibu keluar dari dapur "Iyaa, hati-hatii jangan ngebut,cepet pulang yah mei" balas ibu.
"Iyaa mamakuuu yang cantikk" ujarku sambil tertawa kecil
"Gombaaalll kamuuu" ibu tersenyum.
Ketika melihat ibu tersenyum hatiku sangat tenang, aku berharap tidak akan yang menyakiti ibu lagi.
~~~~~
Aku bergegas untuk pergi ke toko buku dengan sepeda motor kesayanganku, sepeda motor yang ibuku beli dengan susah payah.waktu sudah menunjukkan pukul 09:00 aku harus segera sampai, sebelum orang lain mendahuluiku membeli komik edisi terbatas yang sudah ku tunggu-tunggu kehadirannya sejak bulan lalu."Maaf ibu aku ngebut yah hehe" ucapku dalam hati.Toko buku itu terletak agak jauh dari rumahku, sehingga jika tak datang lebih awal pasti orang lain sudah lebih dulu membelinya.
"Ahhh akhirnya sampai jugaaa!Kyaaa aku tak sabarrrr untuk membaca komik ituuu" ujarku sambil memarkir motorku di depan toko buku itu.
Akupun masuk ke dalam toko buku, mencari tempat komik yang sudah ku nantikan, dan ya aku menemukannya di Lemari bagian tengah.Saat aku mencoba untuk mengambilnya tiba-tiba saja ada seseorang berada di sampingku dan ikut memegangi komik itu.
"Heyyy apa yang kamu lakukan!Itu komikku, singkirkan tanganmu!"Ucapku dengan nada tinggi
"Apa?Kau tidak lihat?aku yang lebih dulu memegangnya!"Jawabnya.
"Enak sajaa!Sana ambil buku lain saja!" Aku menjawabnya lagi.
"Heii lihat disana masih ada" Katanya,sambil menunjuk lemari di bagian belakang.
Akupun menoleh ke belakang namun tidak ada komik disana, tanpa aku sadari komik itu sudah terlepas dari genggamanku.Mr.X itu langsung pergi meninggalkan toko buku membawa komik yang sudah lama aku nantikan.
"Dasarr penipuuuuuu!Awas yaaa kamuuu dasar pencuriiiiii!" Aku berteriak sekuat-kuatnya.Orang-orang di dalam toko buku itu heran melihatku mereka mungkin berpikir aku orang yang tidak waras.Aku sangat marah karena kejadian tadi, aku berusaha menenangkan hatiku namun tidak bisa, karena aku sudah menantikan komik itu sejak lama tentu saja aku sangat kecewa karena tidak bisa membacanya.Aku segera keluar dari toko buku itu dan segera pulang kerumah.Moodku seketika hancur.
~~~~~
"Ibuuuuu!!!" Aku berteriak cukup kencang.Semoga tidak ada tetangga yang terganggu akan teriakanku.
"Iyaaaa kamu kenapa teriak-teriak kayak orang utann" jawab ibu.
"Ibuuu orang itu mencuri bukukuuuu aaaaaa!"kataku
"Orang itu?siapa yang mencuri?"tanya ibu dengan wajah heran menatapku.
"Aku tidak tau dia siapa!!Aaaa aku benci orang itu" jawabku dengan penuh kekesalan
"Sudahlah nak,sana makan dulu kamu pasti lapar kan, ibu sudah siapkan sayur kesukaan kamu, itukan cuman buku pasti ada kok di toko lain" ucap ibu menenangkan ku.
"Iyaaa ibuuu aku makan dulu deh" aku langsung menuruti kata ibuku, hanya dia yang kupunya aku tidak boleh menyusahkannya.
~~~~~
Setelah makan aku kembali ke kamar dan langsung duduk di meja untuk menulis.Aku sangat suka menulis entah itu pelajaran atau apapun.Tiba-tiba suara Handphoneku berbunyi "ting" menandakan ada pesan yang masuk
Zahra : Assalamualaikum Meidi, kamu gak sibuk? Aku mau kerumahmu nih.
Meidi : waalaikumussalam iya gak sibuk kok dateng aja aku tunggu ^_^
Zahra : okedeh oteweee
Meidi : Langsung Masuk ke kamar aku aja yah.
Zahra :Oke deh
Zahra adalah teman kecilku.Dia selalu ada dan mendukungku saat aku sedang sedih dan membutuhkan seseorang.Dia juga orang yang selalu mengingatkanku untuk beribadah.Dia orangnya alim gitu deh gak kayak aku hehe.Aku berharap kami akan terus bersahabat.
"Assalamualaikumm meidi, boleh masuk gal nih" kata Zahra
"Waalaikumussalam Zah masuk sini" jawabku
"Kamu lagi apatuh?nulis lagi yah?"tanya zahra
"Iyaa kayak biasa, eh cepet banget sampenya ngebutt yah" jawabku
"Ngebut pala lu! Lah kita kan tetanggaan rumah kamu kan disebelah rumah aku gimana sih" ujar zahra
"Hehe lupa akutuh zah" jawabku terkekeh.
"Ehhh besokk kita bakalan jadi anak esemaa woee udah besar kita tuh, siapa tau pas udah Sma kamu dapet ehem ehem mei"Ucap zahra dengan penuh semangat
"Ehem ehem apaan sih, aku malesss ngurus yang kayak gitu palingan dapet sakit hati aja tuh"jawabku dengan sinis.
"Asal lo tau di SMA itu banyak banget kakel-kakel yang ganteng"sambung zahra
"Gak ada yang bisa kalahin eunwoo :v " jawabku lagi
"Korea lagi korea lagi, gimana sih katanya gak suka sama laki-laki" ujar zahra
"Aku tuh cuman ngefens aja gitu karena ganteng " ucapku dengan nada mempertegas.
"Yaudah,besok kita gak diharusin bawa apa2 kan?"tanya zahra
"Iya gak ada kok, palingan besok kita cuman di ajak keliling sekolah terus dikenalin sama pengurus osis, pasti pada tebar pesona semua tuh kakel-kakel alay" Jawabku.
"Yaudah de kalo gitu aku mau nonton film aja deh sama kamu"ujar zahra
Aku dan zahra menonton film kesukaannya."Allahu Akbar Allahu Akbar"
"ehhhh udah adzan kita sholat zuhur yuk mei" kata zahra."Yaudah yuk, sana pake mukenah yg pink gak pernah aku pake tuh di atas lemari"ucapku sembari mengambil sajadah.Kami segera mengambil air wudhu,kemudian sholat bersama.Setelah sholat kami mengambil Al-qur'an lalu mengaji."Punya teman yang alim itu kayak gini hehe, kita susah di ganggu ama setan"ucapku dalam hati.
Se usai mengaji kami melanjutkan menonton film sempat terjeda tadi.Tiba - tiba.....
"Zahraaaaaa zahraaaaa zahraaa pulang woee" suara teriakan ibu zahra menggelegar di dalam rumahku sepertinya dia menggunakan pengeras suara saat berteriak tadi.
"Astagfirullah mama kaya orang yang tinggal di hutan aja" ucap zahra sambil mengelus dadanya.Aku melihat zahra sambil menahan bibirku yang ingin tertawa karna ulah ibunya.
Zahra dan aku segera menuruni tangga karna takut teriakan kedua akan segera meluncur dari bibir ibunya.
"Ibu jangan teriak-teriak dong ini kan rumah orang bu, astagfirullah" ucap zahra
"Yaudah deh maaf ibu mau ke Mall ni, kamu pulang dulu yah jagain zayn" balas ibu zahra
"Iyaiya, aku pulang dulu yah mei"
"Iya nanti main lagi yah" balasku sambil tersenyum.
Setelah zahra dan ibunya pergi aku menghampiri ibu yang tengah membersihkan halaman rumah.Seperti biasa bunga mawar kesangannya itu diberi air minum alias di siram.Terkadang aku merasa aneh dengan ibuku, dia selalu mempost perkembangan bunga mawarnya di Media sosial tapi fotoku cuman sekali dia post di media sosialnya.
Aku bergegas pergi ke kamar sebelum ibu menyuruhku pergi membeli pupuk untuk bunga-bunga kesayangannya.
~~~~
15:30
Aku bergegas untuk sholat ashar.
"Alhamdulillahh udahhh sholatnya" ujarku
Aku terus memikirkan Mr.X yang mengambil buku favoriteku, siapapun diaa jika aku menemukannya di tengah jalan kek, dimanapun itu akan ku beri pelajaran.Pikiran-pikiran jahatku sudah mulai keluar setelah mengingat kejadian tadi.Aku melangkah menujh meja berukuran sedang yang biasa menjadi tempatku untuk menulis.Ku buka laci dan mengambil buku biru langit yang menjadi tempat curahan hatiku.
Tanganku mulai menuliskan hal-hal yang terjadi padaku hari ini.Aku mulai menahan tawa ketika mengingat ibu zahra, dia orangnya sangat unik dan sangat baik seperti zahra.Setelah menulis,aku merebahkan tubuhku di kasurku yang paling nyaman se komplekku.
Kegiatan rebahanku berlanjut sampai pukul 17:30 yah lumayan lama karena bagitu rebahan sambil halu itu sangat nikmat.
~~~~
21:00
Yass saatnya untuk tidur, besok adalah first time aku di Senior high school , semoga tidak ada orang yang menyebalkan,caper dan lain-lain.
Aku mematikan lampu berbentuk awanku dan mulai tidur.......
ŞİMDİ OKUDUĞUN
Meidi Story
Romantizm"Malam itu ayah pergi meninggalkan ibu dan aku.Pertengkaran yang terjadi tepat di depan mataku saat itu memberikan luka yang amat mendalam.Saat itu aku tidak tau harus berbuat apa, aku hanya bisa melihat ibu menangis.Aku tidak menangis saat itu, nam...
