Berkisah tentang kesalahpahaman Dama yang berakhir berujung panjang.
2019™
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
"Kakak itu pinter, just stupid for another reason aja"
"Second change buat saya?"
"Nope"
Starring by :
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
"Kak Dama muka-nya gitu banget ya"
"Muka saya kenapa"
"Itu-- Hng.. Maksudnya muka kakak gitu-gitu ganteng juga ehe"
"Tuhan tau cara ngehukum orang seperti saya, dia ngambil semua yang kamu punya tanpa menyisakan satu pun tentang saya."
- Dama Lintang Caka.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
"Joan"
"Apa, kak?"
"Jangan deket-deket saya"
"Dih-
"Bahkan Tuhan masih ngorbanin aku buat ngehukum kakak. It's destiny, even if I've to feel the beautiful pain ever."
- Joanna Belve Cantiaga.
Noted :
Tokoh akan bertambah seiring berjalannya cerita.
Cerita ini sekedar imajinasi dari penulis. Dengan kata lain jalan cerita beserta tokoh adalah fiksi. Jangan dianggap serius. Just enjoy it!
Pub : Kamis, 12 September 2019
Tertanda,
violetjii
YOU ARE READING
THE LIGHT
General FictionJoanna, dengan empat tembok pelindung yang begitu mengaguminya. Keempatnya begitu antipati, sebab semua runyam karena Dama Lintang Caka, pemuda dingin dengan segala kesalahpahamannya.
