1

8 0 0
                                        

"Aerina kim"

"Wah nama yang bagus, selanjutnya tanggal lahir"

"12 maret 2001"

"Berarti umurmu 18 tahun, kalau seperti itu kau masih sangat muda, kau lahir dimana?"

"Aku tidak tau"

"Kau tidak tahu?"

"Ya"

"Hahh... baiklah, kai antar aerina ke kamarnya"

"Baiklah bunda"

Begitulah semua anak di panti asuhan kim memanggil Ibu yoona sebagai pengurus tunggal di panti asuhan kim

"Siapa namamu?" Kai

"Aerina kim"

"Aerina kim, kalau begitu aku akan memanggilmu aeri. Akan sulit nanti kalau aku memanggil nama aslimu" kai

"aeri... terdengar sangat imut dan aku sangat menyukainya" aeri *tersenyum

*menoleh ke belakang "Apa ada sesuatu yang menempel dibajuku?" Kai

"Tidak ada"

"Kalau begitu kenapa kau tersenyum? Apa ada sesuatu yang lucu?" Kai bingung karena aeri tersenyum

"Tidak ada.... hanya saja aeri terdengar sangat imut dan aku menyukai itu, kurasa karena itu aku tersenyum"

"Kalau kau menyukainya aku akan meresmikannya untukmu"

"Meresmikan?"

"Selamat Kim Aerina sekarang nama panggilanmu adalah Aeri. Salam kenal aeri, aku kim jong in kau bisa memanggilku kai, kakak, abang, atau sayang" kata kai sambil tersenyum bangga

"Baiklah salam kenal aku akan memanggilmu kai" sahut aeri dengan senyum yang mengembang dan mata yang berbinar

Deg.... entah kenapa jantung kai langsung bergerak memompa darah dengan cepat dan seketika rasa bahagia menyelimuti dirinya bahkan rasanya burung-burung, kupu-kupu semua yang ada didunia ini bahagia karena senyum wanita di hadapannya ini

"Kenapa? Kenapa diam?"

Tanya aeri karena melihat kai terdiam sejenak sambil memandangnya namun kai tidak bergeming sedikitpun

"Kai? Kau kenapa?" Tanya aeri lagi karena kai tidak meresponnya sama sekali

"Ee.... em... tidak ada apa-apa, ayo... ikuti aku, aku akan mengantarmu kekamar"

"Aku kenapa? Aku bahagia dan bingung bersamaan. Ada sesuatu, sesuatu yang ingin kukatakan tapi, apa itu?" Kai

Setelah kata-kata kai tadi, tidak ada percakapan diantara mereka. Aeri sibuk melihat-lihat lingkungan baru yang akan dia tinggali. Sedangkan kai, dia sibuk dengan pikirannya sendiri entah apakah itu.

S
K
I
P

"Nah... ini adalah kamar mu aeri" kai

Mata aeri membelalak sempurna saat melihat kamar yang dia tinggali.

"I... ini... kamarku?"

"Ya, kenapa? Kau tidak suka?"

Brug

"AERI! HEY!"

"Aeri? Aeri kenapa? Aeri pingsan? Cepat panggil ambulan!!!" - author








My Love (life) StoryStories to obsess over. Discover now