Kebodohan

27 2 0
                                        

Angin itu sangat bertiup kencang, membuat pohon terpksa menjatuhkan daun daunnya yang belum matang. Daun kuning itu terbang, hingga menyentuh rambut lurus seorang gadis di bawahnya.
Gadis itu tetap tak mau berpindah, meski hembusan angin cukup membuat lengan lengannya kedinginan. Matanya tampak sifit, ditambah terpaan cahaya yang masuk lewat sela sela ranting pohon. Membuat matanya kian tak terlihat saja.
Seorang pengamat selalu melihatnya dari kejauhan, dengan satu pulpen di genggaman tangan kirinya. Pengamat itu mencoba melukiskan kejadian ini dengan kata kata pujangganya. Mahligai kata yang ia buat sungguh luar biasa, namun sayang sang pengamat nampaknya kurang begitu teliti. Lebih dari satu bulan sang pengamat tidak pernah ketahuan, kalau dirinya mengintip gadis itu dari kejauhan. Kemalangan nasib membuat dirinya harus di terkam, oleh gadis berambut pirang. Kata maaf mencoba ia lontarkan, tapi gadis itu tetap tidak terima. Sang gadis terus menuduh lelaki pena itu melukiskan bentuk tubuhnya yang seksi. Mungkin untuk membuktikan kebenaran maksudnya, cukup dengan memberi tahu isi dari buku yang ia genggam.
" Enggak aku enggak melukiskan tubuhmu, aku aku aku.."
" Aku apa heh ? Sini kembalikan buku itu,". Wanita itu terus menarik buku biru tua sang lelaki. Hingga akhirnya sobek dan tersebarlah ratusan kertas berisikan puisi yang indah.
Lelaki itu tampaknya sedih, begitupula sang wanita yang kini merasa bersalah. Tak kuat dengan keadaan, lelaki itupun pergi dengan membawa serakan kertas di sekitarnya. Terlihat air mata keluar dari kacamatanya, sang gadis hanya melihat dan tak kuasa membendung ingatan tak bersalahnya. Kini lelaki itu sudah hilang dari pandangannya, tapi satu lrmbar krlertas sisa sobekan tadi masih ada di depannya.
Matanya mulai membaca kalimat di kertas itu. Dan kini misinya bertambah, yaitu mencari dan meminta maaf kepada si lelaki pena.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Aug 07, 2019 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

KohesiCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang