MY ONE AND ONLY BRIDE

Start from the beginning
                                        

"Kau ini! Cemburu pada appa sendiri." Doyoung memutar tubuhnya menghadap Jaehyun dan Jaehyun otomatis melonggarkan pelukannya.

"Sekarang sudah tidak kok. Karena sudah ada Jung Doyoung di sini."

Doyoung memukul dada bidang Jaehyun pelan. "Jangan merubah margaku sembarangan."

"Soon to be Jung Doyoung." Ucap Jaehyun lalu mengecup bibir manis Doyoung.

"Jae, aku penasaran sekali dengan foto2 yang ada di tengah kebun itu. Apakah itu foto anak2 panti? Bibi Jang tak memberitahuku ada acara spesial apa sampai kebun didekorasi seperti ini."

"Ayo kita kesana." Ajak Jaehyun sambil menggandeng tangan Doyoung.

Doyoung tak henti-hentinya menyentuh jar2 berisi bunga warna warni yang mereka lewati untuk sampai ke tengah2 kebun.

Mereka berdua akhirnya sampai ke tujuan mereka dan betapa terkejutnya Doyoung saat melihat foto2 yang ada di meja itu semuanya berisi foto2 masa kecil dirinya dengan Jaehyun.

"Aku tak ingat pernah mengambil foto sebanyak ini." Gumam Doyoung sambil masih sibuk memperhatikan foto2 yang ada di depannya saat ini.

Jaehyun tersenyum penuh arti. Dirinya memang diam2 sering mengambil foto Doyoung.

"Lihat! Kau lucu sekali, Jae. Pipimu gembul dan badanmu gempal. Pantas saja Taeil eonnie sempat tidak percaya kalau kau ini Jung Jaehyun." Ledek Doyoung saat menunjuk salah satu foto masa kecil Jaehyun yang memang chubby.

"Yang penting sekarang aku tampan." Balas Jaehyun sombong.

"Iya tuan tampan." Kata Doyoung, kali ini sambil menatap geli ke arah Jaehyun.

"Kelinci nakal ini mau kuhukum rupanya." Jaehyun menampilkan seringainya, membuat Doyoung bergidik.

"A-aku tidak nakal kok." Gugup Doyoung.

"Padahal aku suka kelinci nakal. Apalagi di atas ranjang." Bisik Jaehyun sambil mencium telinga Doyoung.

Tubuh Doyoung bergetar menerima godaan dari Jaehyun. "Nappeun namja!" Ucap Doyoung sambil mengalihkan pandangannya dari Jaehyun karena malu.

"Imut sekali sih sayangku." Gemas Jaehyun lalu menangkup kedua pipi Doyoung agar menghadap ke arahnya.

"Kau tahu kenapa kebun panti ini didekorasi seperti ini?" Lanjut Jaehyun.

"Tidak tahu. Tapi karena di sini hanya ada foto2 kita berdua, aku pikir semua ini untuk menyambut kedatangan kita." Jawab Doyoung penuh analisa.

Jaehyun melepaskan tangkupan tangannya dari pipi Doyoung lalu tiba2 berlutut di hadapan Doyoung.

Doyoung menatap Jaehyun heran yang dibalas Jaehyun dengan senyum tampannya sambil satu tangannya mengambil sesuatu dari kantong celana jeansnya.

"Kim Dongyoung, will you marry me?"

Jaehyun meraih jemari Doyoung dan memakaikan cincin bermata berlian kecil di jari manis Doyoung sebagai tanda kesungguhan hatinya.

Doyoung terus memandangi jemarinya yang dihiasi cincin dari Jaehyun dengan mata berkaca-kaca. Masih tak percaya jika Jaehyun tiba2 melamarnya hari ini.

"Hiks.. Mana bisa a-aku menolak.. hiks.. jika kau sudah.. hiks hiks.. memasangkan cincin ini di jariku?" Jawab Doyoung terbata di antara isakannya.

Jaehyun bangkit berdiri dengan jemarinya yang masih digenggam erat oleh Doyoung dan mengecup sayang kening gadis yang telah resmi menjadi tunangannya itu.

"Saranghae Doie."

"Nado saranghae Woojae."

♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡

JAEDO RANDOMWhere stories live. Discover now