Prolog

948 63 35
                                        

Langit begitu gelap, sesekali kilatan cahaya diikuti suara yang menggelegar muncul. Derasnya hujan beriringan dengan suara tapal kuda yang membelah hutan.

Seorang pemuda berbalut zirah kebesarannya memacu kuda hitam yang ditungganginya dengan cepat. Sementara itu sekelompok prajurit mengejar di belakangnya.

Dengan tangkasnya kuda itu terus berlari cepat. Berusaha berlari dari kelompok prajurit bukanlah hal yang mudah.

"Menyerahlah Pangeran, anda tidak akan bisa lari lagi." seru salah satu prajurit.

Namun pemuda beriris merah itu tidak peduli. Ia terus fokus pada medan yang dilaluinya.

Sesekali suara petir menyambar terdengar.

Pemuda itu tahu bahwa dirinya tidak akan bisa lari dari kematian yang terus mengikutinya.

Mereka semua terhenti di ujung tebing. Pemuda itu melihat di belakangnya terdapat sebuah jurang yang tak nampak ujungnya.

Ia membalikkan badan dan tersenyum menatap prajurit itu. Sebelum kemudian ia mundur perlahan dan menjatuhkan dirinya sendiri ke jurang.

The Legend Of Fallen Heroes (STOP)Stories to obsess over. Discover now