Prolog

3 0 0
                                        

"Kamu boleh cinta sama orang lain. Kamu boleh kejar dia kalau cinta kamu itu tulus sama dia. Aku gak apa-apa kok.

Yang terpenting, kamu jangan lupain aku yang selalu nungguin kamu. Aku mau kamu ngehargain rasa sayang aku sama kamu, Nya. Aku gak mau dengan kamu yang selalu memikirkan dia, kamu yang cinta sama dia, kemudian melupakanku atau tidak menganggap kehadiran aku itu ada." - Raka Giansyah Al Farabi

Gadis yang sekarang bersandar di bahu seorang lelaki yang selalu berada di sampingnya ini menyeka sebulir air yang keluar dari sudut matanya.

"Maafin aku, Ka." Dengan gerakan cepat Ranya langsung berbaur ke pelukan hangat Raka.

----

Hello, cerita yg lama blom kelar tapi malah post cerita ini. Btw, sebetulnya aku pernah post cerita ini udah lamaaa banget, tapi sekarang mau aku revisi sedikit dan aku repost setelah bertahun-tahun. Jangan berharap banyak kalo cerita ini bakalan update cepat tapi akan ku usahain akan nulis diwaktu senggang. Doain semoga gak mager ya krn udah bbrp bulan nganggur nunggu perkuliahan nyesel bukannya nulis wattpad aja hahaha. Sooo yeahh ini dia cerita baru aku. Semoga kalian suka:)

Love, nafira~
(18Jul2019)

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jul 18, 2019 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

LoyaltyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang