Prolog

19.5K 1K 50
                                        

Helloo~
Kim datang lagi dengan buku berdebu ini><
Sebenarnya mau up cerita baru lagi.. Tapi pas liat book ini terbengkalai rasanya gatel pengen ngelanjutin:( Jadi Kim putusin buat lanjut yang ini dulu ya!

Maaf buat yang udah nunggu sampe bertahun-tahun buat buku iniㅠㅠ Semoga kalian suka sama hasil revisiannya!❤

Happy Reading!❤

∞MEANIE∞

.

.

.

Wonwoo duduk dengan gusar serta raut wajah kesalnya. Sudah nyaris satu jam ia menunggu Mingyu yang katanya akan menghampirinya di taman belakang sekolah setelah bel pulang. Namun nyatanya, sudah nyaris satu jam sejak bel pulang sekolah berbunyi, dan si pria kelebihan tinggi badan itu sama sekali belum menampakkan batang hidungnya.

Wonwoo sekali lagi mengecek ponsel yang ada di genggamannya. Mencoba mengecek apakah ada balasan pesan dari Mingyu atau tidak.

"Ck. Sebenarnya kemana perginya si tiang itu?! Kenapa dia memintaku menunggu jika akhirnya dia sendiri menghilang!" kesalnya. Dan tanpa sadar ia mengecurutkan bibirnya.

"Wonwoo!"

Wonwoo menoleh ke arah asal suara yang memanggilnya dengan lantang. Wonwoo segera melayangkan tatapan kesal dan tajamnya pada orang yang memanggilnya itu.

"Maafkan aku.. Tiba-tiba Jung-saem memintaku untuk memeriksa beberapa lembar jawaban hasil ulangan kemarin.. Kau menunggu lama ya?" tanya Mingyuㅡorang yang berteriak memanggil Wonwoo—setelah sampai dihadapan Wonwoo dengan nafas terengah seusai berlari dari ruang guru yang letaknya agak jauh dari area taman belakang.

Ia memegang lututnya sambil mengatur nafasnya. Terlihat jejak keringat yang mengalir membasahi dahinya.

Wonwoo masih diam tak bergeming. Ia masih kesal sebenarnya, tapi melihat betapa kacaunya penampilan sahabatnya itu membuat hatinya sedikit luluh.

Yah, sahabat. Mingyu dan Wonwoo bersahabat sejak Wonwoo menginjakkan kakinya di Byeol High School. Wonwoo merupakan siswa pindahan dari Jepang dua tahun yang lalu. Lebih tepatnya saat mereka duduk di bangku kelas 10.

Jeon Wonwoo yang pada saat itu belum mempunyai teman hanya bisa berdiam diri di kelasnya saat jam istirahat sambil membaca novel kesayangannya.

Setidaknya, sampai ada satu uluran tangan yang bersedia mengajaknya berkenalan serta berkeliling menyusuri bangunan sekolah barunya sekarang.

Dan orang itu adalah Mingyu, Kim Mingyu.

Sejak saat itulah mereka menjadi dekat, dan semakin dekat setelah mengetahui bahwa mereka tinggal berdekatan di daerah yang sama.

"Kau menyebalkan Mingyu! Aku menunggu hampir satu jam!" Wonwoo mengutarakan kekesalannya dengan nada merajuk dan bibir manyunnya. Membuat mingyu segera menegakkan badannya lalu terkekeh dan mengusak rambut si manis.

"Maafkan aku ya? Tadi aku sudah mencoba menolak Jung-saem.. Tapi Jung-saem terus memaksaku.."

"Lalu kenapa kau tidak menghubungi ku? Setidaknya balas pesanku!"

Bestfriend Or Boyfriend? [MEANIE] Stories to obsess over. Discover now