1. Frist

8 0 0
                                        

Hallo bucin tercinta 💛
Udah lama banget yah aku gak muncul!!
hehehhe ini karna aku aku terlalu sibuk nyusun cerita buat para pembaca setiaku😘😍 yah tentunya kalian para bucin....
Aku akan berusaha buat para bucin jadi baperan
Hhhhhhhh

selamat membaca

"aku tidak mencintaimu"

Itu kalimat terakhir yang aku dengar,setelah itu aku terbangun dan langsung duduk dari tidurku dengan selimut yang masih menyelimuti bagian kaki. Langsung saja aku mengambil air minum di atas nakas yang berada di sebelah tempat tidur.

Sontak aku terkejut melihat sosok pria yang tidur disebelahku menatapku dengan sayu dan melengkungkan sedikit bibirnya ke atas.

"kenapa kau tidur disini?" aku bertanya dengan kasar.

"memangnya kenapa? Kau kan istriku dan aku suamimu,kalau tidak disini dimana lagi aku akan tidur?!"

"terserah kau mau tidur dimana,yang jelas jangan disampingku!" aku berusaha meninggikan suara agar dia cepat pergi dari tempat tidur ini dan merasa kesal padaku.

Ternyata dugaanku salah dia malah duduk dan tersenyum padaku.
"kenapa senyum?" tiba tiba kalimat itu keluar begitu saja dari mulutku.

"baiklah Audi Audria,jika kau ingin tidur sendirian aku akan tidur di sofa, sebaiknya sekarang kau tidur sekarang sudah jam 2,kau akan kelehan jika terus mengoceh seperti ini" dia langsung mengambil satu bantal untuk pergi bersamanya menuju sofa.

Ku akui Vino memang pria dewasa walaupun aku sering berkata kasar padanya selama pernikahan kami yang baru 3 hari,tidak ada sedikitpun kesan baik yang ku tujukan padanya namun dia tetap sabar.

Setelah Vino pergi dan tidur di sofa,aku langsung merebahkan tubuhku ke kasur dan mulai menutup mata, tapi anehnya kelopak mataku seakan tidak ingin bersatu,aku hanya memandangi langit langit kamar, dan membanyangkan kembali kenapa aku bisa sampai menikahi pria ini.

Jikan bukan karna perintah ibuku yg sekarat dirumah sakit akibat kecelakaan dan merenggut duluan nyawa Ayahku.
Dia meminatakku untuk menikah dengan anak dari sahabat mereka, yang bahkan aku sama sekali belum pernah bertemu dengan sahabat kedua orang tuaku itu,apalagi anaknya bagaimana aku bisa menikah begitu saja padahal aku belum mengenalnya.

5 hari setelah ibuku meninggal kini aku akan menikah dengan pria yang bernama Vino Herlambang anak dari Hendra Herlambang dan Divia Herlambang sahabat dari orang tuaku.
Bisaku lihat dari pernikahan kami ini nampaknya sudah disiapkan jauh jauh hari oleh orang tua ku.
Aku memang langsung menikah dengan Vino tanpa masa pengenalan dulu,karna paman dan bibik ku sudah mendesaknya ke keluarga Vino.
Aku tau alasan paman dan bibik ingin mempercepat pernikahan ini,mereka berfikir aku akan menyusahkan hidup mereka.
Aku benar benar tidak menyangka diusiaku yang masih berumur 19 tahun sudah menikah dengan pria yang 7 tahun lebih tua dariku.

-Bersambung-
Gimana nih komentarnya tentang bab pertama udah bikin penasaran belom?😂
Aku benar benar buat cerita ini sesingkat mungkin untuk di awal jadi gak ngebosanin.😊
Aku benar benar butuh usaha yang besar untuk nulis bab pertama ini karna waktu lagi ngebuat ini aku diganggu mulu.
Hheheh
Tapi demi para bucin (termasuk aku) aku bakalan berusaha💋💛❤
Love you
Jangan lupa komentarnya yah sayangkuuuu

Why Not?Where stories live. Discover now