Kau selalu memuja rupa sempurna
Kau berkeinginan serba mewah
Hingga kau enggan menua termakan usia
Dan lupa jika hidup itu sementara
Kau ingin selalu merasa bahagia tanpa kesedihan
Bagaimana hal itu bisa terjadi
Adanya kebahagiaan itu karena hadirnya kesedihan
Keduanya berdampingan, Agar kau bisa menerima keadaan
Eksistensi kesedihan perlahan hilang seiring berjalannya waktu
Kesedihan hilang karena munculnya kebahagiaan
Tanpa adanya kesedihan, bagaimana hadirnya kebahagiaan
Keduanya seimbang agar tercipta keserasian yg utuh
Bahagia itu sederhana
Seperti saat memandang orang yang dicinta
Walau tak memilikinya
Rasa bahagia itu tetap ada
Bahagia juga menyakitkan
Melihat orang yang dicinta bersama yang lain
Walau menyakitkan , bahagia tetap terasa
Hadirnya luka , karena adanya bahagia
Tidak akan merasakan bahagia, tanpa adanya luka
Akan terus merasa luka , hingga hadirnya bahagia
Cinta itu tentang rasa , bukan mata
Cinta itu hati, bukan tentang paras wajah
Jika cinta itu mata ?
Lantas bagaimana orang buta bisa merasakan cinta ?
Cinta itu sunyi , bukan tentang bunyi
Cinta itu bukan soal panca indera , cinta itu indah
Jika cinta itu bunyi ?
Bagaimanakah orang tuli dapat mendengar indahnya cinta
YOU ARE READING
Esensi Cinta
PoetryKetika mata mencintai terhadap yang tampak. Bagaimana hati bisa mencintai yang tak pernah terlihat.
