Untuk perhatian :
FF ini berdasarkan lanjutan dari FF onshoot 'The Last Ex'
Jika kamu masih belum paham, Kamu bisa kok baca dari The Last Ex dulu.
Jangan lupa vote dan tinggalin jejak yaah.. Thank you so much :*
"Kau habiskan saja makananmu dan jangan banyak tanya!"
Krystal menatap heran pada seseorang yang memberikan sorotan mata tajam padanya. Lalu Krystal pun mengangguk pelan dan mulai mengambil sumpitnya untuk kembali menyantap makanan yang mulai mendingin.
Ada kesedihan yang berkecamuk dalam hati Krystal. Kala melihat pasangan hidupnya yang mulai menyikapi dirinya dengan prilaku yang dingin.
"Aku sudah selesai"
Yoona yang menghentikan aktifitas makannya mulai meraih handphonenya dan kembali memfokuskan pandangannya di layar persegi itu. Krystal yang memperhatikannya hanya bisa diam tidak berdaya. Lalu Krystal pun ikut menghentikan makannya.
"Aku juga sudah selesai Yeobo"
Yoona melirik pada Krystal sejenak untuk memastikan bahwa Krystal benar-benar telah selesai. Lalu dia memanggil waiters yang tidak berada jauh dari jarak mereka. Waiters yang berseragam sangat rapih itu pun datang dan membungkuk untuk mendengarkan perintah Yoona.
"Can i have my bill?"
"Sure, please wait"
Sikap angkuh Yoona tidak terjadi hanya kali ini saja. Ini sudah beberapa kali terjadi dalam hubungan mereka. Setengah tahun pernikahan mereka pun membuat Krystal mulai memahami karakter Yoona yang selalu berubah-ubah.
"Kau hanya memakan beberapa sendok salad... Kau yakin kau kenyang Yeobo?"
"Kau juga hanya menghabiskan setengah porsi soupmu... Apa kau kenyang?"
Pertanyaan tulus dari Krystal di lemparkan kembali oleh Yoona yang masih menatap jengkel padanya. Sungguh Krystal merasa sangat di rendahkan jika sudah seperti ini.
Tak ada lagi kehangatan yang dia dapatkan dari tatapan Yoona. Bahkan dia sudah kehilangan senyum suaminya itu sejak Krystal mengungkit masalah tentang hubungan Yoona dan Nana.
Krystal cemburu ketika melihat foto-foto Yoona dan Nana saat mereka berada di Paris untuk menandatangani kontrak kerja dengan perusahaan teman Yoona disana. Di foto itu Nana memeluk Yoona dari belakang. Nana bahkan menambahkan caption bahwa dia sedang memeluk seseorang yang selalu membuatnya sebal dan menambahkan emot cinta berwarna biru pada kalimat akhir captionnya.
Bagaimana mungkin Krystal tidak menyikapinya? Krystal ingin tau mengapa hal itu bisa terjadi saat Yoona dan dirinya tidak sedang bersama.
Saat di perjalanan pulang, Krystal dan Yoona tidak saling berbincang. Keheningan melanda mereka berdua. Krystal fokus pada pikiran-pikiran kacaunya sambil melihat lalu lintas disisi jendela mobil. Sementara Yoona fokus menyetir dengan kecepatan sedang.
"Jangan ulangi lagi Yeobo"
Krystal sejenak mengurungkan egoisnya untuk mulai membangun komunikasi dengan Yoona. Namun Yoona masih saja diam dan tidak menanggapi perkataan Krystal. Dia malah tetap fokus untuk menyetir.
