-satu

45 6 4
                                        

"am"

Lelaki itu menoleh kebelakang malas. "udah di bilang jangan panggil aam" ucap nya lalu kembali fokus ke jalanan

Mela hanya tersenyum gemas lalu mengeratkan pelukannya. "aam itu lucu tau. Kalo abraham kebagusan buat lo"

"bodo"

Dengan kepala menopang ke pundak, mela semakin gemas melihat bibir aam mengerucut kecil. "ih aam ambekan. Di kira cakep kali begitu"

"Emang cakep"

"Kata siapa"

"Kata emak gue"

"Sama kata lu" lanjut nya pelan

Aam tiba tiba tersenyum setelah mengucapkan kalimat terakhir tadi. Lalu mulutnya membuka kembali, "makasih ya"

"Makasih apaan?"

Aam hanya tersenyum























—You're my favourite

¡Ay! Esta imagen no sigue nuestras pautas de contenido. Para continuar la publicación, intente quitarla o subir otra.

You're my favourite

melaamDonde viven las historias. Descúbrelo ahora