Apakah matahari diluar sana masih terasa hangat? atau malah lebih panas ? atau dia tidak memancarkan lagi sinarnya.
Apakah hujan masih terus membasahi bumi dengan disertai gemuruh petir? atau dia telah sembunyi. Sembunyi karena banyak insan di bumi yang menangis setiap kali dia hadir.
Entahlah. telah banyak hal yang aku lewati di dunia ini. jatuh,sakit,menangis,tertawa,bahagia apalagi? apalagi yang harus aku lewati. aku siap melewati nya. Oh Tuhan kenapa aku menjadi se pasrah ini? .
"Jaga dirimu.Maafkan aku tidak bisa menemanimu"
Ah! Kata kata itu kembali menghantuiku. Diamlah! Aku tau kau tak akan menemaniku lagi. Aku sudah memaafkan mu. tenanglah disana.
Baiklah ayo kita mulai 'A brand new day'. Setelah hibernasi untuk waktu yang lama, saatnya kembali ke dunia ini. dunia yang sebenarnya. Sudah cukup berbaring di atas tempat tidur dengan bantal basah karna air mata. saat nya melihat dunia yang kejam ini. Okay-okay, semoga Tuhan berpihak kepada ku hari ini dan seterusnya.
Aku sudah siap dengan pakaian rapih. hari ini sudah waktunya aku kembali bekerja. setelah cuti untuk waktu yang lama dikarenakan patah hati yang hampir membunuhku. Yes, aku patah hati. terdengar sangat ke kanak-kanakan bukan? baiklah kutambahkan, Patah hati karena di tinggal mati oleh pasangan yang aku sudah yakin akan hidup selamanya bersamanya.
Aku harus kembali sebagai Fia yang dulu. Aku sudah janji kepada dia untuk selalu bahagia walaupun tidak bersamanya. Aku melewati jalanan yang dulunya selalu aku lewati bersama nya. Aku kembali tersenyum sambil menundukkan kepala berharap ketika melihat kedepan dia ada disitu. Jangan Gila! He will never come back.
Aku sudah berada di kantor ku. tentu saja teman-teman kantor ku mendatangiku dan mencoba menguatkan ku, mengelus punggungku, memelukku.
"Be strong, Fia"
"Dont cry"
"We always there for you if you need something"
"You are strong enough"
Thank you so much for your attention. Aku mencoba tersenyum dan terlihat baik-baik saja. aku tidak ingin menangis lagi. aku sudah cukup lelah dan kehabisan air mata. percayalah aku baik-baik saja. iya aku baik-baik saja.
Aku membuka pintu kantorku. sama seperti biasanya. tetapi dulu, setiap kali melihat ke arah kanan. dia selalu disitu, tersenyum bahagia melihatku. sekarang yang ada hanyalah orang lain yang telah menggantikannya sebagai CEO Perusahaan 'GRLD.CO'. Iya dia dulu nya adalah CEO perusahaan tempat aku bekerja dan aku sebagai sekretarisnya. bekerja bersama setiap saat, ada untuknya setiap saat. dia Tio. Prasetio Geraldi. CEO muda yang sangat terkenal karena kegigihan , kesuksesan dan...ketampanannya. Tapi kini dia telah tiada. meninggalkan dunia ini secepat itu. tidak ada yang percaya bahwa dia telah tiada. Tio meninggal karena penyakit Kenker otak sejak umur 19 tahun. dia sempat survive dan juga sembuh tetapi beban perusahaan yang saat itu menjadi tanggung jawab nya menyebabkan penyakit itu datang kembali. kesuksesan perusahaan ini menyebabkan kematiannya. Oh Gosh stop blaming everthing. Memang sudah takdirnya. sudah takdirnya di meninggal saat itu.
Saatnya kembali fokus ke pekerjaan yang memusingkan ini. aku mencoba menikmati lagi pekerjaan ku seperti dulu. CEO baru itu pasti sudah kewalahan bekerja tanpa aku. Sekretaris nya. entah kenapa dia tidak mau mencari sekretaris lain. kenapa dia masih mau mempekerjakan aku yang sudah jelas-jelas patah hati. ARGH!
"Permisi,Pak"
"Masuk"
"Saya Fia, Sekretaris Bapak. Hari ini saya sudah bekerja. Mohon maaf karena sempat cuti untuk waktu yang lama. Saya sudah bisa melakukan kembali pekerjaan saya"
Dia ini, sudah tau aku ada didepannya tetapi kenapa masih membelakangi aku.
OH WAIT! Di membalikkan badannya.
TIOO??!!
"Baiklah. Saya Benjamin Geraldi.CEO baru perusahaan ini, semoga kita bisa bekerja sama dengan baik"
Wajahnya. wajahnya sungguh mirip dengan TIO. Tuhan air mataku kembali keluar.
"Fia are you okay?"
Aku menghapus air mataku. aku tidak berani melihat ke arahnya. dia benar-benar terlihat seperti Tio. Tidak! Tio sudah mati.
"First of all, In case, kamu merasa bahwa saya Tio. I'm not Tio. Tio is my older brother im his younger brother. That's why my face looks similar to him. Hope you understand that"
Pantas saja wajah dia mirip sekali dengan Tio. Cobaan apalagi ini ya Tuhan. Aku berusaha menguatkan diriku dan kembali melihat ke arahnya.
"Maaf atas ketidaknyamannanya. Baik, saya kembali ke ruangan saya . Kalau bapak ada keperluan boleh panggil saya"
"Alright, Thank you Fia"
"Your welcome"
Aku kembali ke ruangan ku dan mencoba kembali fokus ke pekerjaan ku. Tio sangatlah berarti dalam hidupku untuk beberapa tahun belakangan ini. Sejak berkenalan dengan nya hidupku selalu bahagia, dia tidak pernah membiarkan aku menangis ataupun merasa kesusahan. dia membantu aku di segala hal. Aku sangat mencintainya.
Kita berdua sudah kenal sejak di bangku SMA.Aku dan Tio bersekolah di Lycee Saint-Louis High School, Prancis. Tio yang di fokuskan di bidang Economic sedangkan aku Scientific. tetapi saat itu Tio adalah anak remaja yang sangat terkenal. Dia kaya,tampan,pintar dan jago dibidang olahraga. Para siswi perempuan sangat menyukai Tio. sedangkan aku hanyalah siswi biasa yang lulus masuk SMA karena beasiswa. Aku memang pintar hahaha. im proud of that. kita sudah saling kenal karena saat itu Tio menjabat sebagai High School President dan sedang mencari sekretaris yang cocok bekerja bersamanya. Dengan kepede an yg tinggi aku pun memberanikan diri untuk mendaftar sebagai kandidat Sekretaris .
Dan saat itulah Tio dan Aku saling dekat .
"CHAPTER 1 HAS FINISHED HERE. What do you think guys? I hope you guys enjoy this chapter YUHUU. Thank you so much for reading. Hope to see you again on Chapter 2"
YOU ARE READING
WITHOUT ME
RomanceBercerita tentang perempuan yang ditinggal mati oleh pasangannya. Hingga rumitnya kisa kehidupan dan percintaan. I cant describe this story. Just read this story then describe it by yourself. Thank you and Love You, Guys! -----AB
