Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.

Prolog

27 2 0
                                        

"Lo jelek." Ucap Saga tanpa melihat kearah Olivia.

Olivia langsung tersedak dengan minumnya saat mendengar Saga mengucapkan itu. "Hm, sorry ya. Gue gak mau modus. Gak usah ngarep." Sahut Olivia dengan kesal. "Lagian gue duduk disini kan juga karena penuh tempat yang lainnya." Ujar Olivia sambil melihat kearah Saga dengan kesal.

"Saga." Sahut Saga sambil mengulurkan tangannya mengajak untuk berkenalan.

"Tadi ngajak ribut, sekarang minta kenalan. Yang mau modus itu elo kali." Ujar Olivia dengan sebal.

"Mau kenalan gak? Daripada berantem gak jelas." Ujar Saga yang masih mengulurkan tangannya kearah Olivia.

"Ck, Olivia." Jawab Olivia dengan membalas uluran tangan dari Saga. 

"Lucu." Ucap Saga sambil tertawa kecil.

"Lucu apaan?" Tanya Olivia dengan bingung.

"Namanya." Jawab Saga sambil melihat kearah layar laptopnya.

Setelah pembicaraan itu mereka berdua hanya diam-diam saja dan memainkan elektroniknya masing-masing. 30 menit kemudian Olivia bangkit dari empat duduknya dan berjalan keluar dari cafe itu.

"Aduh, kok hujan sih." Ucap Olivia dalam hati, dan kebingungan untuk pulang naik apa.

"Gue anter." Ujar Saga yang tiba-tiba menyampari Olivia.

"Gue gak kenal lo!" Sahut Olivia.

"Kan tadi udah kenalan, nama lo Olivia kan? Bukan Siti?" Tanya Saga.

"Iye." Ujar Olivia dengan kesal.

"Tuh gue masih inget kan. Yaudah lo pulang bareng gue aja, udah percaya aja sama gue. Gue bukan penjahat kok." Sahut Saga dan langsung menarik tangan Olivia untuk memasuki mobilnya.





OLIVIACerita yang bikin terobses. Temukan sekarang