Tuan Jatuh Cinta

162 18 3
                                        

Nabastala bercerita
Saban hari beranjak tanpa jejak
Renta tak sudi menua
Begitulah dayita menjelma

Senyum terbit seindah arunika
Memerah, memalu, tersipu
Kala netra bersitatap
Tanpa mampu membancang, aku

Kampana hati
Mengikat hingga terjerat
Bagaimana aku bisa berpaling?
Sedang ia telah menempat singgasana

_

Makna:

Seorang pemuda yang sangat jatuh sedalam-dalamnya pada cinta kekasihnya. Ia begitu memuja si gadis, kecantikan yang sempurna walau hari demi hari berjalan begitu cepat, si gadis seolah tak bisa menua. Kecantikannya ada sepanjang zaman. Zaman berlalu dengan sangat indah, hingga si pemuda menempatkan kekasih pujaannya itu berada di tahta teratas hatinya.

Merona (kumpulan puisi Vero) DITERBITKANStories to obsess over. Discover now