Nabastala bercerita
Saban hari beranjak tanpa jejak
Renta tak sudi menua
Begitulah dayita menjelma
Senyum terbit seindah arunika
Memerah, memalu, tersipu
Kala netra bersitatap
Tanpa mampu membancang, aku
Kampana hati
Mengikat hingga terjerat
Bagaimana aku bisa berpaling?
Sedang ia telah menempat singgasana
_
Makna:
Seorang pemuda yang sangat jatuh sedalam-dalamnya pada cinta kekasihnya. Ia begitu memuja si gadis, kecantikan yang sempurna walau hari demi hari berjalan begitu cepat, si gadis seolah tak bisa menua. Kecantikannya ada sepanjang zaman. Zaman berlalu dengan sangat indah, hingga si pemuda menempatkan kekasih pujaannya itu berada di tahta teratas hatinya.
YOU ARE READING
Merona (kumpulan puisi Vero) DITERBITKAN
PoetryCinta? Ah, puisi tak 'kan bisa terlepas dengan kata yang mengandung seribu makna ini. Ia selalu terselip di antara bait-bait Sang Penyair. Sembari tersenyum penuh, pembaca tak sabar apa makna tersirat yang begitu kuat dan mengikat yang terkandung di...
