0 [prologue]

56 6 2
                                        

Dunia bobrok.

Benua Efrat bobrok. Benua Gihon bobrok. Benua Tigris bobrok. Seluruh galaksi bobrok.

Rasa kemanusiaan yang kental kini digantikan dengan cairnya air asin. Sihir mulai ditolak di pelbagai negara. Apa saja yang dilakukan berujung pada kekecewaan.

Bahasa kacau, semuanya kacau.

Apa semua itu benar adanya? Apa semua ini akan terukir jadi sejarah?

Sadarku, ini hanyalah kesimpulan dari perspektifku. Aku tak dapat melakukan apa-apa. Aku hanya dapat pasrah. Pada apa? Jawabannya negara.

Aku adalah seorang murid di Gerunce, Statia, sebelum suatu keberuntungan mendatangiku. Aku dan temanku, tiba-tiba dipilih pemerintah untuk menjalankan tugas rahasia yang berisiko nyawa.

Betapa beruntungnya aku.

Setelah kepergian teman dekatku dari Gerunce, tak pernah aku membuka diri pada siapa-siapa. Hanya seorang penyihir yang jadi panutanku dalam hidup.

Kurasa hidup itu sulit, tetapi mati lebih sulit lagi.

Aku harus berjalan dengan semangat. Begitulah tekadku dan memulai misi ini. Hey! Memata-matai Lacour bukan hal yang sulit.

Aku pun berjalan bersama teman seperjalananku itu. Berdua. Kami tak pernah berpisah satu sama lain. Walau sering ada pertikaian, kami tetap bersama.

Jangan salah sangka. Aku dengannya telah bersahabat sejak lama sekali. Tak mungkin Eros memanah orang itu. Benar-benar tak mungkin.

Jadi, tugas pertama kami adalah mengambil segel pertahanan Lacour.[]

Blue CodeWhere stories live. Discover now