"Enggak" itulah kata yang keluar dari bibir seorang siswi bernama Windy. Seila, temannya berulang kali mengajaknya untuk keluar kelas melihat segerombolan siswa laki-laki yang bermain sepak bola di lapangan. Maklum, mata Seila ini sepet kalau aja ga lihat para cogan alias cowok ganteng di sekolahnya.
"Lo masih normal kan Win?" tanya Seila dengan menyipitkan matanya. Windy menutup novel yang sedang dibacanya, lalu menoleh pada sahabatnya. "Kenapa gue sekolah?" Seila menaikkan alisnya bingung.
"Ya masih waras" Windy kembali lagi membuka novelnya lalu membacanya dengan serius, menghiraukan Seila yang kebingungan. Seila akhirnya pasrah dan keluar kelas sendirian, daripada kehilangan pemandangan cogan yang menyegarkan matanya.
Setelah beres membaca novel, Windy memutuskan untuk ke perpustakaan sekolah. Meminjam novel lagi, ya Windy tidak mau membeli novel lebih baik pinjam saja yang di perpustakaan, kan hemat uang fikirnya. Ini sih antara pelit sama diri sendiri atau emang beneran hemat ya?
Windy berjalan melewati koridor, disana banyak sekali murid di sekolahnya bersorak untuk para pemain futsal yang sedang bertanding. Kebetulan sekolahnya sedang mengadakan semacam porak dan perwakilan kelas masing-masing harus mengikuti perlombaan yang diadakan oleh pihak OSIS.
"Win!" Seila menghampiri Windy yang sedang berjalan dengan muka datar menatap ke depan, "Tadi kak Jimmy ganteng banget! terus tadi nyetak gol!" Seila terus saja mengoceh sepanjang perjalanan Windy ke perpustakaan. Ya, sudah tertebak Windy tidak akan memperdulikan ataupun mau mendengarkan ocehan Seila yang tiada henti.
"Win, lo denger gak sih? kan gue udah cerita panjang-pa..." Windy membekap mulut Seila yang bawelnya minta ampun itu dan melototi sahabatnya itu.
"Sut jangan berisik, ini perpustakaan bukan lapangan. Kalau mau nyerocos yaudah sono di lapangan" Seila memasang wajah cemberut dan setia membuntuti Windy yang mencari-cari novel yang akan dipinjamnya. Meskipun baru saja kena omelan pedas dari Windy.
Setelah meminjam novel, Windy memutuskan untuk kembali ke kelasnya. Kebetulan dan memang pasti sih, ia bersama Seila melewati koridor yang saat itu sedang ramai.
DUG
Windy menjatuhkan novelnya, ia memegang kepalanya yang terasa nyeri, pandangannya kabur. Windy pun ambruk yang ia dengar terakhir kali.
"WIN!" suara Seila yang amat keras.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Meet the Character
Min Yoongi as Suga
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Son Seungwan as Windy
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Mark Tuan as Marcel
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Kang Seulgi as Seila
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Bae Joohyun as Irene
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Park Jimin as Jimmy
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Kim Junmyeon as Suho
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.