Pagi itu kericuhan terjadi di kelas Shena, tepatnya kelas XII IPA 1. Kericuhan terjadi karena mereka baru saja melewati ulangan fisika. Bukannya karena soalnya yang susah, melainkan karena guru mereka yang kelewat aneh. Gimana gak aneh coba? Masa Pak Indra ngadain ulangan di hari pertama di kelas 12 ini. Harusnya mah Shena dan teman-temannya bisa nongkrong cantik di kantin atau menonton para adik kelas mereka yang sedang dijemur di lapangan.
"Shen, kantin kuyy" Baru saja shena merapikan alat tulisnya, Rhea sudah mengajaknya ke kantin.
"Kuylah!!" Shena yang sudah sangat lapar pun langsung mengajak Rhea menyusul Hani,Disa,dan Aqilla yang sudah lebih dulu ke kantin.
Di perjalanan, Shena melihat ke arah lapangan. Disana, Shena langsung bisa menemukan dia.
"Shen ayok buruan, udah ditungguin sama mereka" Shena tersadar bahwa dia tertinggal jauh dari Rhea karena asik melihat dia.
"Kuylah udah laper!!" Shena nyengir dan langsung mengajak Rhea lari menuju kantin.
💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗
"Pagi adik adik, perkenalkan nama kakak Reno Kevin Diatmaja. Kakak dari kelas XII IPA 5. Sekarang kakak akan membina kalian selama masa MOS ini. Kakak akan membina kelompok Hijau bersama kak Diandra Githa dan kak Firly Adithya. Baik untuk adik yang termasuk kelompok hijau bisa mengikuti kak Dian dan kak Firly." Kevin turun dari podium dan mengarahkan adik kelas mereka itu untuk mengikuti Dian dan Firly.
"Gimana vin lancar?"
"Sialan lo Dan. Lo kan tau gue ada masalah sama Dian. Sekarang malah disatuin."
"Yaudahlah ya, hadapin aja bro, lagian gak baik musuhan sama mantan TERINDAH hahaha"
"Sok tau ye lo. Udah ah gue emosi aja nih liat muka lo" Kevin meninggalkan Zidan yang menahan tawa melihat reaksi Kevin.
💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗
"Ini makanannya neng neng geulis." Mang Kasim meletakkan makanan pesanan mereka di atas meja.
"Makasi mang" Ucap mereka serentak kecuali Shena yang melamun.
Teman-temannya serempak memanggilnya "Shen!"
"Hah, kenapa? udah ada baksonya?" Shena tersadar dan langsung memandang aneh keempat temannya yang memandang Shena aneh.
"Kalian kenapa sih ih. Kenapa gitu banget ngeliatin akunya?" Shena kesal dan mulai memakan baksonya.
"Lah, Lo yang kenapa Shen? Pasti ada yang lo sembunyiin ya kan? Dari tadi ngelamun mulu, ya gak geys?" Aqilla meminta dukungan teman-temannya.
"Yaps qilla bener, lo kenapa shen? Cerita dong" Hani mulai mengeluarkan jurus merayunya agar shena bercerita, karena Shena itu orangnya sangat tertutup menurut mereka.
"Cerita cerita ceritaaaa!!" Disa si heboh mulai menarik perhatian orang lain.
"Ya Allah Disaa, bisa diem gak malu tauu" Shena yang tak sanggup mendengar suara disa pun menutup mulut disa dengan tangannya. "Makanya cerita dong Shen."
"Oke, jadi tadi gue liat dia sama mantannya tuh di lapangan lagi nge-Mos- in adek kelas. Ya gimana ya, mereka tuh cocok banget ya kan? Mantannya itu cantik banget, terus liat deh badannya uh goals ya, udah mah putih,cantik, ramah, baik lagi. Doi aja yang begitu diputusin apalagi gue yang bahkan pdkt aja belom? Pantes aja sih dia ngehindar terus dari gue."
"Shena sayang, gak usah mikirin cowok itu lagi oke? Biarin aja dia mau pergi kek mau ngapain kek. Yang penting ada kita, ya kan geyss??" setelah Disa mengatakan hal itu, mereka berempat memeluk Shena dan tentunya menjadi perhatian sebagian penghuni kantin.
💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗
"Vin, ke kantin yuk." Dian tiba tiba saja berada di samping Kevin yang sedang sibuk mengurus sesuatu di ruang osis.
"Lo duluan, Gue masih sibuk." Kevin mengacuhkan Dian yang tampak kesal.
"Oh, yaudah gue duluan ya" Dian pergi ke kantin. Menyisakan Kevin dan Firly yang sedari tadi menonton drama antara Kevin dan Dian.
"Bro, lo jangan gitu lah ke Dian. Kasian juga dia lo cuekin gitu." Firly berkata lalu keluar dari ruang osis. Namun, langkahnya tertahan saat mendengar kata - kata dari Kevin.
"Gue gak akan kayak gitu, kalo dia gak selingkuh di depan mata gue. Oh iya gue lupa, kan lo tau semuanya. Secara, kan lo yang jadi selingkuhannya. Untung sih mulut gue masih bisa gue tahan buat gak nyebarin aib lo berdua."
"Udah gue bilang, kalo gue tuh sama dia gak ada apa-apa. Perlu lo tau kalau gue udah punya cewek, dia adek kelas kita. Dan gue jadian sama dia sebelum lo nuduh gue sama Dian selingkuh." Firly meneruskan langkahnya yang tertahan.
"Dan sayangnya gue gak percaya." Kevin meneruskan perkataannya dengan suara pelan.
Kevin dan Firly memang bersahabat sejak SMP. Tapi persahabatan mereka berubah karena hubungan yang Kevin duga terjalin antara sahabatnya dan kekasihnya saat itu. Satu sekolah tidak ada yang tahu permusuhan diantara mereka karena Kevin dan Firly bersikap sewajarnya saat di sekolah, namun sangat berbeda jika mereka hanya berdua.
💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗
Hai guys!! Jangan lupa Vote and comment ya😉😉😉
Salam sayang dari author💖💖
YOU ARE READING
Three Phases Of Love
Teen FictionKehidupan asmara seorang Shena Shalyn Ferliza hanya berputar pada seorang Reno Kevin Diatmaja. Uniknya, menurut Shena, Kehidupannya dan hubungannya dengan Reno terdiri dari 3 Fase. ✔fase break ✔fase burn ✔fase end
