Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.

awal mula

42 3 6
                                        

Terdengar suara gaduh seorang remaja yang sedang terburu buru. " YA! YOON AHRA.....APA YANG SEDANG KAU LAKUKAN " terdengar suara protes anak pertama dari keluarga yoon yang bingung dengan sikap adik satu satunya itu. "ahhh...maaf jeonghan oppa aku sedang terburu buru sekarang" jawab ahra yang sudah turun dari lantai dua rumahnya. jeonghan memijit kepalanya merasa frustasi dengan sikap adik perempuanya itu " hahh.....biar kutebak.....pasti kau ada janji dengan wonwoo kan?". "hehe...iya tadi aku ketiduran hingga hampir melupakan janjiku padanya untuk bertemu malam ini" jawab ahra cengengesan . " yasudah kalau begitu ahra pergi dulu ya oppa, takperlu mengantarku aku sudah memesan taksi online ohya tolong izinkan ke appa dan eomma oke..bye" lanjut ahra dengan mengatakan apa yang mungkin oppanya katakn, sedangkan jeonghan hanya menatap ahra yang menjauh sambil berfikir dosa apa yang iya lakukan sehingga mendapat adik seperti ahra.

.

.

.

ahra sedang berlari larian mencari seseorang yang iya janjikan untuk bertemu berharap orang yang iya cari belum pergi dari taman itu. hingga matanya menangkap seseorang yang tengah duduk di bangku taman dibawah pohon. ahrapun menghampirinya dengan nafas terengah engah " wonu ya.. aku minta maaf karena terlambat kau tidak marah kan" tanya ahra ketika sudah didepan lelaki itu. "hahh... kau ini, aku menunggumu sejak dari tadi, mengapa kau lama sekali, dari mana saja kau. sini duduk aku ingin membicarakan sesuatu yang penting" wonwoo menepuk kursi kosong disebelahnya yang langsung diduduki ahra.

 wonwoo itu orangnya pendiam, sangat dingin, suka membaca, benci keramaian, dan merupakan siswa yang bisa dibilang tampan dan juga pintar. sedangkan ahra dia itu orang yang banyak bicara, mudah bergaul, ceria, dan merupakan siswa yang benci belajar. ahra dan wonwoo adalah teman dari kecil, jika disitu ada wonwoo maka pasti juga ada ahra.

 ahra selalu mendapat masalah disekolah dan itu membuat wonwoo yang harus selalu membantunya untuk keluar dari masalah itu. bagaimana lagi ... salahkan ahra yang selalu berbicara didalam kelas dan tak pernah mau mendengarkan apa yang sedang diterangkan guru didepan kelas. ditambah lagi kejujuran ahra yang mengatakan kalau dirinya benci sekali belajar. yah memang kenyataannyan ahra sekolah, tetapi takpernah mengerti apa yang diterangkan guru didepan kelas. dan itu membuat wonwoo yang harus pergi kerumah ahra setiap malam untuk belajar bersama, kalau tidak ahra mungkin sudah tertinggal kelas sejak lama.

wonwoo itu memang dingin, cuek, dan selalu mengeluarkan kata kata pedas dari mulutnya tapi lain halnya jika ia bersama ahra , sikap peduli dan khawatir yang selalu ia tunjukan ketika ahra mendapat masalah selalu membuat iri para teman ahra. bahkan orang lain selalu menganggap sepasang sahabat ini adalah sepasang kekasih. tapi sepertinya sikap yang selalu didapatkan ahra  tidak akan ia dapatkan lagi.

"baiklah tuan wonwoo yang terhormat saya minta maaf karena telah terlambat untuk menemuimu, sekarang katakan apa hal apa yang ingin tuan katakan kepada saya"

"aku ini sedang serius , kau malah bercanda " ucap wonwoo kesal atas sikap sahabatnya itu.

"hehe...maaf baiklah sekarang katakn yang ingin kau katakan" 

"begini... kita sudah lulus sekolah menengah pertama dan pasti kita akan melanjutkn kesekolah menengah atas. tapi sepertinya kita tak akan satu sekolah lagi." terdapat raut wajah bingung dari muka ahra " tak masalah , walaupun kita tidak satu sekolah setidaknya kita bisa bertemu dirumah". "aku dan orang tuaku akn pindah ke LA ......dan kami akan berangkat besok sore"seketika wajah tenang ahra digantikan dengan wajah kaget seolah tidak akan terima jika temannya tinggal jauh darinya.

 " mengapa kau tak mengatakannya dari dulu?" suara datar ahra terdengar sangat menyakitkan ditelinga wonwoo. " mengapa....hiks...kau ingin sekali pergi diam diam secara mendadak?. apa kau ....hiks...tak mau berteman denganku karena menyusahkanmu , apa itu alasanmu pergi ?....hiks...kalau begitu aku akan menjauh darimu tapi kau jangan pergi..." womwoo merengkuh tubuh kurus ara dan menenangkannya " hei...dengar , ini bukan salahmu ... aku pindah karena appaku memiliki pekerjaan disana yang takbisa ia tinggal dan siapa yang merasa kerepotan , aku tak pernah merasa direpotkan. kau tau seungcheol dan seokmin mereka selalu mengajakku tertawa, bercanda tapi tak perna bisa membuatku tertawa lepas seperti saat bersamamu, jadi siapa bilang kalau aku tak mau berteman denganmu. " kata kata yang diucapkan wonwoo bisa membuat ahra tenang dan berhenti menangis .

Lost Memory *jww*Historias para obsesionarse. Descúbrelo ahora