Hallo, Selamat membaca! semoga suka yaa sama FF ini. Aku dedikasikan ini untuk para Czens atau rumputku yang cantik🌱.
Enjoy this story, people!♥️
•
•
"Moon Aera! bangun!" ucap seseorang sambil mengambil remot untuk membuka tirai kamar.
"Abang, masih pagi ihhh. Ini kan liburannnn." Aera merebut remotnya dan menutup kembali tirai tersebut.
"Joroknya. Ga bakal aku anggep adik ya kamu Ra."
"Moon Taeil ganteng yang diidolakan banyak orang, aku ngantuk banget ini astaga. Bentar oke aku tiduran dulu." Aera kembali memejamkan matanya. Melihat itu, Taeil membisikan sesuatu.
"Haechan lagi dijalan mau kesini sama Taeyong." bisik Taeil dengan smirk-nya.
"HAH?! BILANG DONG AH ABANG MAH DARI TADI!!!!!" Aera langsung loncat dan masuk ke kamar mandi tanpa aba - aba.
Taeil tersenyum dan menggeleng melihat reaksi adiknya.
Ia turun ke lantai bawah dan terlihat Bundanya sedang menyiapkan sarapan.
"Udah bunda bilang, dia mana mau bangun pagi pas liburan gini, Taeil." ucap Lee Ha Ri sambil tertawa kecil.
"Lagi mandi kok dia, Bun." jawab Taeil sambil tertawa.
Ha Ri menoleh, "Loh? tumbenan. kamu apain?"
"Aku bilang, Haechan Taeyong udah dijalan mau kesini." jawab Taeil dengan cengirannya.
Ha Ri tertawa mendengar ucapan anaknya itu dan kembali menyiapkan sarapan dengan bantuan Taeil.
"Bun, 3 hari lagi aku ke Amerika bareng NCT."
"Seriously? Wah bagus. Kunjungin grandpa sana, Bang."
"Iya kalo aku punya waktu bebas dan cukup ya, Bunda cantik."
"Tumben kamu bilang ke Bunda, biasanya langsung swinggg swunggg ke luar aja ga bilang - bilang." Ha Ri tersenyum.
"Gimana mau bilang, bunda aja sibuk." saut Taeil.
"Heheh, terus terus?"
"Bunda ajak Aera jalan - jalan yaa. Biar dia gak kepikiran terus kalo Taeil & Haechan lagi jauh."
"Iyaa, Abang ganteng," Ha Ri menatap Taeil, "Aera beneran suka sama Haechan?"
Taeil tersenyum, "Iya, Bun. Aku lihat Haechan juga sayang banget sama Aera. Bunda... gak setuju?
"Bunda setuju aja, bang. Semenjak ada Haechan, adikmu udah gak jadi pendiem kaya dulu. Lagipula, kamu udah kenal Haechan lama, bunda jadi lumayan tenang." Ha Ri mengelus kepala Taeil yang tersenyum.
"NGOMONGIN AKU YA????" Aera berlari menuruni tangga.
"Hey! Jangan lari!" ucap Taeil.
"Mana Bang Taeyong??" tanya Aera dengan antusias.
"Taeyong atau Haechan?" ledek Ha Ri.
"Pasti Abang kasih tau yang aneh - aneh nih. Ngaku gak?" ucap Aera dengan tatapan ganasnya pada Taeil.
"Gak ada seremnya itu muka." Taeil mengacak poni Aera sambil menyengir.
"ASSALAMU'ALAIKUM!!!!" Haechan dan Taeyong memasuki rumah Taeil dengan membawa tas makanan.
"Waalaikumsalam." jawabnya.
"Loh udah datang?" Ha Ri mencuci tangannya dan mengeringkannya untuk menyambut mereka.
"Ya! Lee Taeyong!" panggil Aera dan berlari kearah Taeyong.
Taeyong tertawa kecil dan memeluk Aera, "Anak ini benar - benar songong ya?"
"Yang lain sering main, Abang jarang banget," Aera memajukan bibirnya, "Ngurusin pacar baru ya?"
"Pacarnya para reporter, Ra." kekeh Taeil menepuk bahu Taeyong.
"Kuharap punya pacar di kegiatan sepadat ini, Ra." Taeyong tersenyum sambil melepaskan pelukannya dan menghampiri Ha Ri.
"Lancar kegiatan NCT U, Taeyong?" tanya Ha Ri memeluk keponakan satu - satunya ini.
"Lancar, Tan. Om kemana?" jawabnya.
"Lagi main PUBG di kehidupan nyata, Yong." Ha Ri terkekeh.
"Gimana, Haechan? Lancar para Dreammies?" tanya Ha Ri.
"Alhamdulillah lancar tan, hehe. Makin kenceng aja itu kulit, tan." canda Haechan.
"Dikira kulit uler kali ya kenceng," Ha Ri menepuk pelan badan Haechan, "Liat Aera tuh, ditinggal kesayangannya sampe mau nangis hahahaha."
Haechan menatap Aera dengan senyuman yang seakan - akan berbicara "Aku benar - benar rindu wanitaku."
Aera memegang tangan Haechan sambil menahan air matanya, "Bunda, aku izin ke taman dulu, ya," Aera berlari memegang tangan Haechan.
Setibanya di taman, tangis Aera sudah tak terbendung lagi. Ia menangis dengan menutup wajahnya.
Haechan memeluk Aera dengan erat, "역시, aku emang ngangenin ya?" kekehnya.
BUG!
Aera menonjok dada Haechan pelan. Yang bisa Haechan lakukan kali ini hanya tersenyum, sudah lama Ia tidak melihat wajah wanitanya.
"Udahhhhh jangan nangis. Nanti makin cantik tuh." Haechan membenarkan poni Aera yang basah terkena air mata.
"Kamu punya pacar staff ya? Betah banget disana." Aera memasang wajah galaknya.
"Aku harap kamu staffnya, biar aku beneran betah." cengir Haechan dan mencium pipi Aera lama.
"Duduk yuk, berdiri terus pegel kamunya." Haechan mengarahkan Aera ke bangku taman yang menghadap kearah kolam renang.
"Lee Donghyuck.." panggil Aera pelan.
Haechan tersenyum lebar, "Iya, Moon Aera?"
"Jangan pernah sekalipun dekati perempuan kecuali ibumu dan keluargamu." ucapnya.
"Bagaimana denganmu? Kamu bukan perempuan?" Haechan menatap Aera.
"Biarkan aku menjadi pengecualian." Aera mengalihkan pandangannya.
To be continued...
•
•
Maaf jika ada salah penempatan tanda baca, I'll teach for the better one. Jangan lupa di vote dan komen ya, supaya aku bisa lebih semangat & lebih baik🤗
-chi
YOU ARE READING
SELENELION | nct haechan
FanfictionSelenelion adalah peristiwa dimana Matahari dengan Bulan bertemu dan membiaskan cahaya mereka dalam waktu yang bersamaan. Sejak mereka bertemu, Bulan terlihat cerah. Sejak mereka bertemu, Matahari membuat Bulan lebih cerah dan mengubah bulan menjad...
