Persona School. Sekolah elit berisikan anak-anak dari para pengusaha kaya sampai anak dari para petinggi negara. Berada di Korea Selatan. Walaupun sekolah elit, tapi murid dan guru disini sangatlah ramah dan baik hati..... Sengklek juga terkadang..... contohnya......
'SEMALAM BOBO DIMANA BOBO SAMA SIAPA NGAPAIN AJA'
Itu bunyi bel sekolah. Bel sekolah ya. Bukan alarm hengpon jadul punya mimin lambe turah. Bukan. Bisa diliat dipojokan koridor sekolah, ada seorang murid yang dengan lincahnya goyang-goyang mengikuti irama bel sekolah.
"SEMALAM BOBO DIMANA BOBO SAMA SIAPA NGAPAIN AJA HAASEEK!! TADI MALAM BOBO DIMANA BOBO SAMA SIAPA NGAPAIN AJA AHAY!!"
Sebut saja Jokwon. Anak kelas duabelas dengan tingkat keaktipan yang sangat over dosis. Demen banget sama Lulove Luna. Setiap malam selalu pantengin live ig nya doi. "LULOVE PANUTANQUE" katanya pas pidato pembukaan pensi sekolah.
Disisi lain, ada makhluk bertubuh manusia tapi bersifat kucing garong. Sebut saja Suga. Cowok cuek, tsundere, dingin. Pokoknya kalau ada dia, aura disekitar tuh dingin gitu lah. Selimut tetangga pun gak bisa menghangatkan. Ea. Suga ini anak OSIS. Bagian kedisplinan gitu deh. Jadi kalo ada anak yang ngelanggar, dia langsung catat nama itu anak di buku pelanggaran. Anak sana bilangnya itu adalah death note. Suga ini galak. Tuh liat aja mukanya serem banget ngeliatin Jokwon nyabe di koridor kelas. Oiya, Suga ini kelas 12. Sekelas juga sama si Jokwon.
"HASEEK GOYANG MANG~~ PERSONA SCHOOL DIGOYANG!! SEMA-..."
Aktivitas nyabe Jokwon terganggu karena tatapan dari Suga diujung koridor sana. Jokwon langsung kalem dan turun dari jendela kelas. Iya, dari tadi dia gelantungan di jendela kelas sambil goyang gak jelas. Macem biduan di dangdutan RT gitu. TOTALITAS ceunah.
Suga dengan muka satpamnya jalan ngedeketin Jokwon. Si Jokwon mah diem kicep. Takut dia ama si Suga.
"Abis ngapain?" –Suga
"Gak ngapa-ngapain. Gua diem aja kok dari tadi."-Jokwon
"Diem gak mungkin sampe naik ke jendela." –Suga
"ini gua abis bersihin jendela elah. Sambil nyanyi gitu biar gak bosen." –Jokwon
"poin 5."-Suga
Suga nulis nama Jokwon di buku pelanggaran dan berlalu gitu aja. Jokwon? Dia mah bodo amat sama poin. Setelah Suga pergi, dia masuk kelas dan melanjutkan kegiatan bergoyangnya sebelum ada guru masuk kelas. Ya maklum namanya juga cabe sekolah ya susah diilangin.
Mari kita berpindah ke tempat lain, tepatnya di lantai 3 di pojok koridor. Tempat dimana para idola-idola sekolah a.k.a OSIS berkumpul. Ruang OSIS. Bisa kita lihat disana ada segerombolan orang yang lagi duduk di meja lonjong di ruangan itu. Ada Namjoon si ketua OSIS yang pinternya macem Einstein, Jackson si wakil ketua OSIS tukang tebar pesona, Jisoo si sekretaris yang lemah lembut dan cantik, Somi si bendahara OSIS yang galaknya mengalahkan emak-emak komplek. Dan sisanya ada Jinyoung, Nayeon, Naeun, Minho, Yeonjun, Minzy, Moonbyul, Solar dan Yerin, yang cuma ramein anggota OSIS aja. Wkwk gak.
Mereka ngumpul mau rapat mingguan. Biasa, bentar lagi ada pensi sekolah selaku merayakan ulang tahun sekolah yang ke sekian. Dengan wajah serius Namjoon duduk di kepala meja sambil bolak balikin kertas proposal pensi yang dibuat sama Jisoo.
"kapan mulai sih rapatnya? Si Suga kemana? Lama banget tuh orang." –Jackson.
"sabar. Dia mah kan emang begitu. Lama. Palingan lagi mergokin Jokwon manjat-manjat jendela kalau gak pohon di lapangan." –Somi.
Gak lama pintu ruang OSIS kebuka dan menampilkan cowo bebrkulit pucet dengan muka datar tapi tetep ganteng maksimal. Siapa lagi kalo bukan Suga. Dengan santainya Suga masuk ke ruang OSIS dan duduk di soda yang ada di sudut ruangan deket dengan meja lonjong. Bukan Suga namanya kalo gak cuek dan mageran.
"eh pucet sini lu. Udah telat malah selonjoran di sofa. Rapat woy." –Jackson
Iya, cuma Jackson yang berani ngebentak. Ngebentak doing. Tapi kalo Suga udah nge gas dia mah kicep.
"mager. Cape gua abis jalan di koridor." –Suga
"lemah." –Jackson
"udah.. karena udah lengkap sekarang kita mulai rapatnya. Biarin aja si Suga istirahat dulu." –Namjoon.
"jadi gini, proposal untuk acara pensi tahunan sekolah udah kelar dan tinggal dikasih ke kepsek. Terus juga poster acara juga udah di design. Dan kalau proposal udah di acc kepsek, baru kita bisa temple itu poster di madding sekolah." Jisoo memulai rapat.
"nah, kita kan ada lomba tuh per kelas. Dari kelas-kelas lu pada ada yang lu rekomendasikan gak?"-Moonbyul.
"Jokwon mau ikutan. Dia udah bilang ke gua waktu itu. Katanya 'eh kalo OSIS ada pensi, gua mau daftar ya. Ngedance gua. Gua lagi belajar tarian baru nih. Namanya brojol dance. Nanti lu liat gua latihan ya.' Katanya begitu." –Somi.
"dia mah eksklusif. Gak usah daftar. Hari H suruh dia tampil juga dia hayuk aja." –Jackson.
Rapat pun berlanjut sampe jam terakhir sekolah. Lama amat? Iya lah. Sekalian tidur siang makanya lama. Mereka siap-siap buat pulang sekolah.
"kalo ada apa-apa kabarin aja ya di grup chat. Bye guys. Balik dulu gua." –Namjoon
Mereka pun bubar dan pulang ke rumah masing-masing.
To be continue......
Halo semuanyaaa~
Aku mau ngucapin terima kasih kepada kalian yang sudah mau membaca FF ini..
Jujur aja FF ini dibuat secara mendadak karena lagi pengen nulis FF dan idenya lagi muncul gitu aja..
Jadi maaf kalau ceritanya tidak nyambung atau tidak seru, garing, dll..
Aku gak pintar dalam menceritakan cerita ke dalam kata-kata yang baik.. jadi maaf sekali lagi kalau bahasa acak-acakan :"
Hope you guys enjoy the story..
Jangan lupa Voment ya..
Karena Voment dari kalian sangat membantu aku untuk melanjutkan cerita ini..
Thank you~~
YOU ARE READING
PERSONA SCHOOL
HumorSekolah biasanya memiliki aturan yang ketat yang dapat mendisiplinkan para muridnya. Dan sekolah pada umumnya memiliki muridi-murid yang normal. Mereka datang ke sekolah, belajar, bergaul, lalu pulang, mengerjakan tugas, dan kembali lagi pada keesok...
