"Tolong hargai ya pertemanan kita"
Hati Yeri mencelos mendengar perkataan pria didepannya. Wajah pria itu tidak menyiratkan penyesalan sama sekali. Yeri yang awalnya menatap intens mata pria itu berubah menundukkan kepalanya untuk menutupi bulir-bulir kristal yang menyeruak keluar dari mata indahnya. Segera Yeri hapus dengan kasar oleh tangan kanannya dan menatap pria itu lagi dengan tersenyum.
"Tentu saja, Jaehyun-ah. Kau tak usah khawatir dengan hal itu"
.veni vidi amavi.
cp.2019
YOU ARE READING
VENI VIDI AMAVI
FanfictionBukankah lebih baik mengungkapkan perasaan sejujurnya dibanding memendam perasaan yang akan menyakiti hati? Namun bagaimana jika mengungkapkan perasaan malah membuat hati semakin hancur?
