PUTUS

37 1 0
                                        

Namaku jihyo hari ini aku memakai baju terbaikku,berdandan secantik mungkin karena aku akan bertemu pacarku di sebuah taman. Ah sungguh bahagia aku tak sabar lagi. Mulutku tak bisa berhenti menlantunkan bait per bait kata perkata dari lagu-lagu romantis yang ku tau dan sekarang aku sudah siap untuk ke taman."chagi i'm comming",teriakku sambil lari keluar dari kos kosanku.

***

~aothor pov~

Jihyo kini sudah sampai di taman iya duduk di salah satu bangku yang ada di sana. Sudah kurang lebih setengah jam iya duduk dan menunggu. Namun, pacarnya tak kunjung datang. Betapa sedih dan kecewanya jihyo jika pacarnya itu tidak datang. Jihyo yang tadinya gembira sekarang iya  murung karena saking lamanya menunggu.

"Jihyo", teriak seseorang jihyo pun spontan melihat ke arah datangnya suara.

Ah betapa bahagianya jihyo karena yang memanggilnya adalah pacarnya kim taehyung. Di tangannya ada ice cream yang membuat jihyo ngiler tambah geer. Kim taehyung pun sampai ke pada jihyo dan sekarang duduk di sebelah jihyo.

"Hm maaf yah buat lu nunggu gak apa apakan", ujar taehyung

" gak apa apa gue nih jelmaan tulus jadi walau gue nunggu 1000 lamanya pun gue gak apa apa",balas jihyo dan senyum yang sangat lebar

"Lu jelmaan tulus gendut donk lu ",taehyung terkekeh.

Jihyo hanya diam dan memasang ekpresi yang masam kayak asam jawa.

"Hm maaf deh", mohon taehyung

" iyap gak apa apa",jihyo dengan kembali memasang senyum lebarnya(tipe-tipe cepat luluh njer #suara hati author)

"Nah mantap, dah berapa lama lu nyampe?", tanya taehyung sambil membuka es cream.

" setengah jam yang lalu kayaknya",jawab jihyo sambil melihat es cream  di tangan taehyung.

"Oh gak ada namja yang godain elu kan", tanya taehyung lagi dan memasukan es cream ke mulutnya.

" yah kok di makan sih bukannya itu buat gua ya",ujar jihyo yang kecewa

"Emang iya buat lu", balas taehyung dengan santai sambil melanjutkan makan

" hem kok lu makan",jihyo masih kecewa

"Aaa..", taehyung menyuap jihyo. Jihyo pun memakan es cream itu sampai habis ya tentu saja di suap oleh taehyung tapi gak rakus ya elegan.

"Itu ciuman gak langsung dari gua",ujar taehyung sambil menyeringai

" hm gak ngerti",balas jihyo dengan polos.

"Okeh jadi hari ini gua mau buat lu bahagia sampe lu gak bisa lupain", ujar taehyung

" kok gitu sih",balas jihyo

"Lu tuh cewek gua wajar donk yuk buruan kita keliling busan sekarang", ajak taehyung dan beranjak dari tempat duduknya yang di ikuti oleh jihyo.

" keliling busan pake apa?",tanya jihyo yang ke bingungan.

"Kita terbang", ucap taehyung datar dan sedang berjalan menuju mobil.

"Masa sih wih tae tae hebat", ucap jihyo dan memberikan jempol pada taehyung. Taehyung hanya beriya ria dengan perkataan jihyo yang sangat aneh sekaligus phabo.

***

Kini mereka berada tepat di depan mobil hitam yang sangat mewah. Taehyung membukakan pintu mobil untuk jihyo.

"Gua masuk nih?", tanya jihyo (doh go_bl_ok minta di tabok #suara hati author)

" hm",taehyung coba untuk tak marah

"Hm sama dengan iya okay", ujar jihyo dan masuk ke dalam mobil iya duduk di samping taehyung.

Mobil pun berjalan membawa dua insan ini menyusuri setiap tempat kesukaan jihyo dan taehyung. Hari sudah mulai gelap matahari tak menampakan lagi sinarnya namun dua insan ini masih menikmati keindahan dan tempat sekaligus makanan di busan. Hati jihyo bagai di tumbuhi banyak bunga di sinari mentari pagi yang hangat sangat damai dan menyenangkan rasanya keadaan ini tak akan berakhir. Taehyung pun tak berhenti untuk tersenyum bahkan mereka bercanda sepanjang perjalanan di setiap tempat yang mereka kunjungi tak pernah terlewat tanpa canda tawa dan keceriaan kecuali mall atau pusat perbelanjaan karena mereka tak ke sana karena jihyo tak begitu menyukai itu.

Jam 00.00 taehyung mengantar jihyo ke kos kosannya.

" sampai deh ",ujar jihyo sambil membuka pintu mobil.

" ja jangan turun dulu",taehyung dengan cepat mengatakannya.

"O baiklah", jihyo dengan patuhnya.

Taehyung menaruh kedua tangannya di pipi jihyo yang sangat lembek bak jeli. Taehyung mencium pipi kanan jihyo lalu ke dagu ke pipi kiri  dan berakhir di dahi jihyo iya menciumnya dengan agak lama dan tanpa penolakan sedikit pun oleh jihyo. Taehyung juga membawa jihyo kedalam pelukanya iya memeluknya seakan tak akan pernah bertemu lagi dengan jihyo dan taehyung pun melepaskan pelukannya setelah beberapa saat.

"Chu (nama panggilan untuk jihyo khusus dari taehyung) maaf yah lu mungkin kagk bakal nerima ini tapi kita putus maaf",

"Tae tae udah punya yang lain yah?", tanya jihyo suara serak karena menahan tangis dan luka namun tetap dengan kelembutan hati.

" hum iya gua gak mau buat lu lebih dalam lagi ke gua sementara gua juga udah punya cewek sebelum lu sama gua dia baru sembuh dari pengobatan",jelas taehyung dan air mata menetes di dari matanya.

Jihyo mengusap air mata di pipi taehyung dan berkata "jangan nangis donk aku gak apa apa kok", ucap jihyo dan keluar dari mobil taehyung masuk ke kosannya serta taehyung juga menancap gasnya dan berlalu.

***
~jihyo pov~

Kini aku berada di tempat tidurku membaringkan tubuhkan. merasakan luka hatiku yang di buat oleh perpisahan dan pengkhianatan. Aku mulai menetaskan air mata terkutuk ini air yang tak seharusnya keluar dari penjaranya. air yang tak seharusnya ada di hidupku.

Aku beranjak dari tempat tidurku. Duduk di tempat riasku menatap diriku di cermin akh aku muak melihat rupaku yang menyedihkan ini. Ku hapus air mataku mengepal tinjuku kuat-kuat ku ayunkan tinjuku sekuat rasa kecewaku dan mendaratkannya di cermin. Cermin itu pecah berkeping-keping seperti hatiku tangan kananku luka karena itu seperti hatiku yang luka karena taehyung. Tak berhenti sampai di situ aku mengumpulkan make up yang membuat rupaku sangat cantik mengabil pakaian yang sangat sangat indah yang membuat penampilanku begitu menarik. Membawanya keluar kos kosan membakarnya dan memandangnya pemkremasian barang-barang itu bak pengkremasian mayat taehyung. Ah sial hujan turun tiba-tiba dan membuat api pun padam beruntung barang syaiton itu terbakar tetapi belum semuanya.

Setelah melalukan semua itu aku tidak merasakan kepuasan dan kehilangan rasa sakit sebaliknya malah air mataku menetes lagi bahkan sekarang bercucuran. Ahk air haram ini keluar lagi. Sekarang aku berdiri lalu berlari, berlari tanpa arah tanpa tujuan. aku hanya mengikuti kemana kaki-kaki kecilku membawaku. Kakiku sudah lelah berlari tak sanggup lagi melangkah walaupun selangkah.

Di sinilah kakiku membawaku di jembatan. "Kim taehyung", teriak jihyo berharap teriakanku bisa membuat luka hatiku pudar Dan ternyata tidak. sekarang aku duduk di jembatan itu dan menghabiskan malamku dengan caci maki untuk taehyung beragam kata-kata kasarku keluarkan bahkan binatang di kebun binatang juga aku bawa sampai aku terlelap di jembatan itu di temani rasa kecewa,luka,dan penderitaan. (padahal dia bilang gak apa apa kok lah sekarang dia ngehina_-wanita gila #suara hati author).

See you next...

Jangan lupa dukungan dan coment yaa... Hehehe;')

TUPAI😘

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Apr 22, 2019 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Ice HusbandStories to obsess over. Discover now