Maaf cerita ini saya perbarui ulang karena ada masalah sama wattpad nya. Jadi selamat membaca😊😊😊
"Huhuhu... Bagaimana aku bisa hidup kalau hwan sudah tidak disini lagi ?
Gohu menangis tersedu sedu dan memeluk hwan erat ketika hwan mengepak barang barang yang akan ia bawa ke busan.
"Hwan yang kujaga bagaikan emas dan uang miliaran.Bagaimana aku bisa hidup kalau kau meninggalkan dan pergi ketempat nun jauh disana!"
"Aku tidak pernah merasa kau besarkan, bisa tolong minggir sedikit tidak ?"
Meskipun hwan sudah mendorong nya keras , Gohu bersikeras tidak mau bergeser.
"Baiklah! sepertinya aku harus membuka satu bisnis motel di busan!"
"sudah lah, jangan begini .Menulis saja dam hiduplah disini.Meskipun aku masih sulit mempercayai nya,katamu kau ini penulis kan?"
" tidak ada hal yang lebih baik daripada pemandangan dam air yang bersih di busan, ya kan? Baiklah sudah kuputus kan untuk menginap dicabang motel L nomor 1 dibusan."
"......."
Manusia satu ini benar benar keras kepala .
Ketika Hwan sampai distasiun kota seoul, semuanya sudah berkumpul disana.
"Apa yang kau katakan pada keluarga mu sebelum datang kemari ?"
Changryong hanya menggerakkan pundak nya ketika hwan bertanya.
"Aku bilang ingin pergi ke gunung untuk belajar"
"Mereka percaya?"
"Hm, ketiadaanku dirumah itu jauh lebih baik bagi mereka.Dalam hati, mereka pasti senang karena aku tidak dirumah."
"Meski mereka begitu aku senang kau ada disini."
Changryong tersenyum lembut mendengar perkataan itu.
"Iya, aku juga senang karena kau ada disini bocah. Kalau begitu, bagaimana kalau kita cepat cepat naik kereta lalu mengobarkan api cinta kita yang membara?"
"Kalau itu aku menolak nya."
Sambil bercanda, Changryong mengusap-usap kepala hwan, dan hwan merasakan bagian kepala yang diusap oleh tangan changryong tadi menjadi panas.
Setelah mengurus registrasi asrama, Hwan mendapatkan lokasi kamarnya. Gedung A, lantai 3. Kamar nya ada dua dan ruang tamunya satu. Meskipun kamarnya bersih dan terasa nyaman untuk ditinggali, mendadak Hwan merasa tercekik karena kaget. Ini disebabkan kamar mandinya adalah kamar mandi untuk bersama.
Bagaimana hal ini bisa terjadi? Apakah aku harus hidup tanpa mandi sama sekali? Memang aku tidak perlu mandi tiap hari karena keringat tidak akan keluar banyak di saat musim dingin. Namun, selama tinggal ditempat ini, aku tidak mungkin tidak mandi sama sekali. Kalau tiba tiba anggota yang lain mengajak mandi bersama, apa yang harus aku lakukan?
"Ayo mandi bersama!"
Hwan tersentak kaget mendengar ajakan jinwoo yang tepat seperti apa yang sedang ia pikirkan.
"A...apa katamu?"
"Ayo mandi bersama. Biasanya persahabatan diantara pria akan semakin terjalin ketika mandi kan?"
"Mana ada hal semacam itu!"
"Memang nya kenapa? Aku akan menggosok punggungmu. Tidak apa apa jika nanti banyak daki yang keluar. Saluran pembuangannya sampai tersumbat pun tidak masalah!"
"Aku yang keberatan," Hwan menolak dengan keras. Changryong pun tidak tinggal diam.
"Oke. Kalau begitu, aku saja yang mandikan"
"......"
"WAAA... Acara mandi persahabatan...mandi persahabatan!"
Ketika mereka berteriak-teriak dan menyeretnya keluar kamar, Hwan memberi tatapan meminta tolong kepada Hyeonju. Hyeonju yang seolah mengerti tatapan hwan pun mengangkat satu tangannya dan berkata, "Yang seru ya mandinya. Kau pasti senang."
"APANYA YANG SENANG!"
Rasanya ingin berteriak saja. Ketika Hwan masih sibuk memikirkan cara melepaskan diri dari situasi ini, tampak anggota Poseidon sedang berjalan di koridor dari arah yang berlawanan. Sejun berdiri paling depan diantara mereka. Ia terlihat seperti baru selesai mandi dan tampak seksi dengan rambut terurai dikening nya. Ketika melihat Hwan, Sejun mengatur rambutnya kebelakang.
"Yo, Hwan... Kau mau mandi ya? Mandi bersama semua teman laki laki ya?! Waah! Mau mempererat persahabatankah?"
YOU ARE READING
Sweet Melody 2
RandomApa yang akan terjadi jika hyeonju sang pianis terkenal menyukai salah satu anggotanya yang bernama Hwan yang juga perempuan sama sepertinya. Apa kah hubungan mereka akan hancur? Apa kah musik bisa menyatukan mereka kembali?
