prolog

4 0 0
                                        

Suara bising kendaraan terdengar cukup nyaring setiap pagi. Senin, adalah hari dimana setiap orang selalu sibuk dengan urusanya masing masing. Masih menjadi misteri mengapa setiap hari senin kita semua merasa panik, tergesah gesah

Ada seorang pria yang berlarian mengejar kendaraan umum. Ada juga seorang wanita ber-rok span dan kemeja putih serta tas leptop ditangannya yang mondar mandir gelisah sambil menatap jam di pergelangan tanganya dan ada yang mengkayuh speda dengan terburu".

Pagi itu Adena berangkat pukul 07.05 padahal perjalanan menggunakan sepeda dari rumah menuju sekolahnya 15menit dia harus bergoes goes riya untuk mendapatkan dirinya masuk tanpa melalui omelan satpam dan guru piket yang setiap pagi bergiliran berjaga.

"Pagi Adena.."

ucap seorang laki laki berparas tampan.

"Ya.."

Jawabku singkat dan berjalan melewati nya

Susana sekolah sudah ramai, Kelasku berada di lantai dua paling ujung.

Dari jauh terdengar suara yang tak asing lagi ditelinga memanggil manggil

"Adena...Adenaa...tunggu"

"Owaalah kamu toh lun.."

"Tadi aku liat kemal di depan, itu yang suka sama kamu tuh"

"Bodo amat ah, dasar cowo sok kecakapan"

"Padahal dia ganteng tau na"

"Ganteng pala bapakau"

"Iyahhh walaupun otaknya rada minus sih"

"Udah lah, sarapan hayu laper nih"

"Boleh boleh, goreng mbok Jun kayaknya enak nih"

"Oke..."

Luna adalah sahabat ku saat ini, kita bertemu saat kelas seni kemarin.

Dia ramah, pengertian tapi kadang suka ngomong aneh dan ga jelas padahal cantik tinggi kulitnya sawo matang gigi gingsul ciri khasnya

" Pulang sekolah ada kelas ga yah?"

" Ada, kan semalem udh di share di grup jadwalnya. Ohh jangan bilang ga buka grup sama sekali"

"Hehe semalem aku nonton Drakor jadi ga buka GC deh" (grup chat)

"Ya ampun..... kebiasaan"

Setelah selesai makan kita berdua segera bergegas menuju kelas masing masing

Yaps kita berdua memilih jurusan yang berbeda di sekolah ini.

Aku ipa dan Luna bahasa, banyak yg bilang jadi anak IPA tuh bikin pusing ribet lah harus ngerjain soal fisika dengan segala rumusnya, tapi menurutku...

Tidak ada yang sulit jika kita tidak perduli

Sesuai dengan firasat ku. Kelas sudah ramai dengan berbagai macam aktifitas didalam nya

" Kamu udah ngerjain pr?"
Tanya Sinta teman semejaku.

"Pr? Emangnya ada pr"
Selalu itu jawabannya ketika aku ditanya pekerjaan rumah

"Ada yammpun, pr kimia hal-78sampe hal- 95 PG dari 1-80"

"Ohhh itu... Iya aku baru inget, liat ke kamu aja deh hehe "

"Asal istirahat mie ayam yah"

"Oke siap bos"

Seperti biasanya nilai tak terlalu penting di mataku, yang penting itu absensi dan kita bisa belajar.

Aku ini tipikal gampang bosen kalo disuruh belajar duduk manis aja, ga bisa aku harus gerak harus belajar dengan pola yang berbeda setiap harinya.

Has llegado al final de las partes publicadas.

⏰ Última actualización: Dec 26, 2019 ⏰

¡Añade esta historia a tu biblioteca para recibir notificaciones sobre nuevas partes!

HILANG SEBELUM KU GENGGAMHistorias para obsesionarse. Descúbrelo ahora