Ayu pov
Dering alarm di pagi hari, tak pernah gagal membukakan kelopak mataku. Kusegerakan bangun lalu menyegarkan kembali semangatku dengan mandi sejenak. Setelah itu baru aku memakai make up tipis di wajahku dan bersiap-siap untuk pergi keluar.
Pagi ini aku ingin lanjut mencari kerja. Sudah seminggu aku mencari kerja di perusahaan-perusahaan tapi tak kunjung dapat panggilan untuk wawancara , dan uangku semakin tipis tiap harinya
Kubuka pintu untuk memulai lagi semuanya. Kugenggam gagang pintu,
"Ayo, semangat Ayu !" Kuucapkan dalam hati sambil mengunci pintu.
Hari ini aku mencoba melamar kerja di Cafe. syukurlah aku diterima bekerja dengan gaji yang lumayan walaupun tidak sebesar gaji orang kantoran dan mulai besok aku sudah bisa mulai bekerja
*********
Author pov
Pukul 09:00 Ayu sudah menuju cafe tempat Ayu bekerja, jarak kosan dengan cafe cukup jauh jadi Ayu tidak ingin telat dihari pertamanya bekerja
Tak terasa waktu berjalan dengan cepat dan Ayu sudah 3 bulan bekerja disana
Ayu Pov
Entah mengapa aku hari ini sangat sial dari bangun kesiangan tidak ada angkutan umum satupun yang lewat dan membuatku terpaksa naik taksi yang sangat menguras isi dompetku sesampainya dikafe bos memarahiku, bosku orang yang disiplin tidak suka karyawan yang tidak tepat waktu dan sialnya lagi bos memotong gajiku.
Aku hanya bisa terdiam dan menghela napas dengan kasar "Apalagi yang lebih sial dari ini" Batinku.
Aku mulai bekerja, kafe hari ini sangat ramai tidak seperti biasa padahal ini belum jam makan siang. Aku mengantarkan 2 minuman dan 1 cake ke meja pelanggan. Sialnya kaki ku tersandung dengan tali sepatuku sendiri dan minuman tumpah diatas paha pelanggan. Bos yang melihat kejadian itu langsung menghampiri kami, aku melihat pelanggan tadi menangis terkena tumpahan minuman yang panas itu.
Author pov
Ayu hanya bisa meminta maaf sambil menundukkan kepala. Dan berpikir bahwa ia akan dipecat, Ayu dan bosnya sedang berada dirumah sakit, karena paha wanita itu melepuh karena minuman panas itu dan Ayu harus membayar biaya rumah sakit karena bos nya yang tidak mau bertanggung jawab. Ayu tidak hanya berdua tetapi dengan pria tampan rambutnya yang rapi dengan sedikit kumis tipis yang menambah kesan dewasa padanya yang Ayu yakini pasti dia pacar dari wanita itu(pelanggan yang terkena tumpahan) Ayu merasa risih karena pria itu menatap Ayu dengan intens dalam waktu yang lama dan Ayu hanya menundukkan kepalanya
Setengah jam kemudian wanita itu keluar dengan paha yang dibalut kain kassa. Pria itu langsung menghampirinya
"Thalia, kamu baik-baik saja?" Tanya pria itu
"Aku baik-baik saja Ethan ini hanya luka kecil"jawab wanita
Aku berdiri dan membungkukkan tubuhku untuk meminta maaf atas kejadian tadi. Wanita itu menggelengkan kepala "aku baik-baik saja, kau tidak perlu khawatir dengan pahaku sebentar lagi pasti akan sembuh" Aku tersenyum mendengar jawabannya dan iapun membalas senyumanku
Dan pria itu ia masih saja menatapku intens membuatku sangat risih dengannya
"Hmmm, maaf siapa namamu nona?"tanya pria itu padaku
"Ayu" jawabku
"Ayu Rania Putri ??" Tanya pria itu dan aku sontak menatapnya karena dari tadi aku tidak berani menatap matanya
"Bagaimana kau tau nama lengkapku?" Tanyaku dengan gugup
Pria itu langsung tersenyum lebar padaku dan berkata kau tidak mengenalku Ayu?? Aku menatap matanya dengan lekat dan aku tau siapa dia, mata itu tidak asing bagiku mata paling indah yang diciptakan Tuhan
"Ethan Raul Lawson ???"
ESTÁS LEYENDO
My Best Friend My Husband
RomanceAyu + Ethan = Aythan??? Benarkah? Atau hanya karena kesalahan Ethan yang waktu itu? My Best Friend My Husband Aku mencintai ia sejak aku masih kecil kupikir ini hanya cnta monyet tapi rasa cinta ini berlanjut hingga aku dewasa •Ayu Rania Putri Aku s...
