Hari ini merupakan hari dimana hari pertama seluruh siswa menunjang setatus baru seperti sekarang,gadis cantik yang kini telah siap dengan atribut sekolahnya sedang berkaca didepan cermin.
Okey dia gadis cantik dengan rambut berwarna coklat kehitaman tengah mengukir senyum dengan sisir ditangan sebelah kanannya. Yah dia Nayla Cintya Aditama terlahir sangat cantik dengan kulit putih, dan sikap ramahnya tapi Nayla merupakan sosok yang sangat manja dan super duper cerewet.Nayla memiliki kakak laki-laki bernama Nathan Putra Aditama.
Setelahnya dikira siap dengan penampilannya kini Nayla turun untuk sarapan dengan keluarga kecilnya.
"Good morning all" sapanya dengan cengiran khas milik Nayla
"Pagi juga sayang,ayo kita sarapan kamu harus cepat habiskan sarapan kamu karna sekarang hari pertama kamu sekolah setelah liburan, abang juga sarapannya dihabisin" begitulah bundanya ini selalu saja bersikap seperti memanjakan anak kecil Nayla kan sudah besar tidak perlu diingatkan lagi.
"iya bun" ucap Nayla dan Nathan kompak dengan bola mata diputar yang sudah jelas kalau mereka sedang malas jika mendengar ocehan dari ibunda tercintanya ini.
Setelah sarapan selsai kedua insan kakak beradik tersebut segera berpamitan untuk menuju sekolah masing- masing.Nathan yang notabenya sebagai kakak kini kembali menghantar adik tersayangnya sekolah setelah liburan beberapa minggu lalu.
"Bun aku sama abang berangkat ya" pamit Nayla dengan mencium punggung tangan bundanya dan bergaintian dengan sang ayah.
"Abang juga pamit ya yah bun" sambil mengecup punggung tangan kedua orang tuanya tersebut.
Setelah beberapa menit perjalanan akhirnya Nayla sampe disekolah SMA GARUDA MERAH,sekolah yang sudah lama tak Nayla kunjungi setelah liburan kenaikan kelas.Nayla rindu belajar lebih tepatnya berkumpul dengan teman-temanya yang super duper heboh Nayla rindu semua Nayla rindu sahabat-sahabatnya yang entah apa kabar sekarang.Setelah liburan kenaikan kelas lalu Nayla memang tidak dapat bertemu dengan teman-temannya karena teman-temannya itu sibuk menikmati liburannya dengan jalan-jalan keluar kota.
Setelah berpamitan dengan abangnya dan turun dari mobil terdengar suara yang begitu familyar ditelinganya.
"Nayla!,uuuu kangenn deh!" ini nih yang Nayla rindu hebohnya sahabat-sahabatnya walau kadang nyebelin.
"gue juga dinn" ucap Nayla dan langsung memeluk Dinda
"oh jadi sekarang Dinda aja nih yang dipeluk gue ga dipeluk nihh?,ga kangen gitu sama abang ganteng?" ucap seorang lelaki dari arah belakang dia DAFA!
"Dafa!" ucap Nayla dengan mata setengah berbinar dengan mulut terbuka.
"Biasa aj kali Nay kaya ga ketemu satu abad aja" celetuk Cika
"yee....gue kan kangen" ucap Nayla dengan bibir dimanyunkan membuat Cika gemas sendiri
" udah ah kangen-kangenannya kelaslah kuy" ucap Geo
Kali ini kelas masih belum belajar karna memang pertama kali sekolah dan belum ada jadwal jadilah kelas berisik dan berantakan bangku sana sini,seperti sekarang Nayla,Dinda,Ciko dan, Dafa kini tengah berkumpul membicarakan hal yang tidak penting pastinya.
"nah hooh,gue waktu liburan hampir ketinggalan pesawat masa" ucap Gio yang kini menceritakan dimana waktu liburan ia terancam ketinggalan pesawat sebab lambat bangun,yah inilah teman Nayla ceroboh!
"lah itu sih lonya aja yang ga bisa bangun pagi" ucap Dafa menimpali.
"lah si monyet goblok bener,pasang alarm kan bisa" kini Dinda kembali bersuara
"goblok lo ah" ucap Nayla
"ya kan gue lup---"
sebelum Gio menyelesaikan ucapannya seorang perempuan yang bernama Intan memangggil Dafa untuk keluar kelas karna ada yang memanggilnya saat itu.
"Daf dipanggil tuh sama Caca" ucapnya dan Dafa langsung berdiri dari duduknya dan melenggang pergi begitu saja tanpa sepatah katapun,Nayla yang memang tidak tau apa-apa hanya bisa menyaksikannya saja.Setelah sadar dari lamunannya Nayla kembali menatap punggung Dafa yang mulai menjauh.
"Caca?,Caca siapa?" kini Nayla bertanya kepada sahabatnya yang lain
"Lah ga tau dia" ucap Gio
"Aduh Nay kok lo kudet banget sih,sampe tentang sahabat lo sendiri aja ga tau"ucap Cika,okey sekarang Nayla merasa orang terbodoh disini dia tidak tahu Caca siapa,dan ada apa dengan Caca dan Dafa?
"Itu Caca Nay nak kelas sebelah,Dafa lagi deket aja gitu sama si Caca caca itu gue sih taunya baru-baru ini" ucap Dinda menjelaskan
Sepenting itukah Caca?,kenapa Dafa tidak pernah cerita masalah ini?,apa dia sudah tak dianggap sahabatnya lagi?ah sudahlah akan Nayla tanyakan sendiri dengan Dafa.
"kantinlah kuy laper gue,ga ad guru juga ini" ucap Dinda yang kini tengah mengelus-ngelus perut ratanya seolah dia sangat lapar sekarang.
"kuylah,ayo nay din kantin gue traktir permen dah"ucap Cika dengan cengiran yang ingin sekali Nayla cakar sekarang,mana ada orang yang ingin ditraktir permen yang ada orang mah ditraktir bakso,mie ayam apa kek lah ini malah traktir permen.Memang sedikit abstrud pkiran teman-temannya ini.
YOU ARE READING
He Is Mine!
RomanceEntah sejak kapan aku mulai mengenal dia,yang jelas sekarang dia milikku dan selalu begitu! "lo ga harus terus sama gue Nay" ucap seorang lelaki tampan dengan rambut pirang berwarna coklat kehitaman dengan iris mata yang berwarna biru terang. "Iya...
