/1;1/

8 0 0
                                        

Seperti biasa, Aku selalu sendiri mengurus semua buku di Perpustakaan. Iya cukup rumit, karena sekali nyatet buku nya salah, harus perbaiki lagi deh,

" Nath, Sendiri lagi? " ujar Bonnie.

Bonnie, Pengurus kedua. Dia itu males banget kalau udah ngurus buku gini, gamau bantu pake alasan ga logis.

" Emang sekarang gue lagi berdua? "

" Iya.. engga sih "

" Mending lo bantu gue aja bon, gue cape daritadi belum makan gara gara buku yang harus di catet banyak banget "

" Dih, ogah gue. gue baru makan, kalau ngurusin kek gitu adanya gue ngantuk " ujar bonnie sambil duduk di salah satu kursi.

Anak ini kalau udah males, pake banget. Harus sabar ngadepin beginian kalau gue ngelunjak, nanti dia malah ngelunjak balik.

" Nath, Gue barusan lihat Revo di lapangan "
Brak!
Yah bukunya jatoh..

Revo, dia primadona sekolah. Secara fisik, Dia tinggi, ganteng, kapten basket dan satu lagi dia juga anggota osis.

Dia juga baik ke semua orang dan juga ramah. Aduh, siapa yang ga suka sama dia coba?

" Nah gini nih, Kalau udah soal revo aja, lo langsung kaget pake acara buku jatoh lagi "

" Bukan gitu.. " ucapku sambil mengambil buku.

" Udahlah Nath.. Masih suka sama Revo? "

Kalau dipikir pikir, dari awal mos sampe sekarang gue masih suka sama dia

".. Lo tau sendiri kan kalau Revo itu dah punya pacar? "

Aduh, lupa lagi lupa lagi. Revo udah punya pacar, Salsa. Salsa anak Cheers sekaligus Wakten di sekolah ini. Cantik si.. tapi ya gitu deh

" Udah deh, Males gue bahas mereka berdua. Gue mau makan, lo urusin ni buku atau gue lapor ke kepsek kalau misalnya lo jarang kerja "

" Dih Nath, sejahat itu kah ? Yaudah sana, Pergi makan sana biar kenyang, biar lo ga suka ngehayal tentang revo " sambil ngelus punggung gue

Ih si Bonnie ni!

Sesampai di Kantin, Gue biasanya beli lontong sayur, menurut gue dah cukup si walaupun porsinya dikit.

Gue beli lontong sayur dan makan di salah satu tempat yang tidak begitu ramai, dan biasa makan sendiri.

Bukan gue ga punya kawan atau gimana, biasanya gue sama bonnie berdua ke kantin, cuman kali ini aja gue sendiri.

Sehabis gue makan, gue balik ke perpus kalau ada waktu dan sekarang tinggal 10 menit lagi, masih cukup untuk ngurus buku.

" Bon, berapa buku yang udah lo catet? "

" Baru 15 buku Nath.. hehehe "

" Baru segitu?! Gue kira dah lebih dari itu. Yaudah sini gue yang ngurus, "

" Jangan marah nath, tadi ngantuk banget soalnya. Yaudah gue tinggal ya, gue ngantuk, mau ke kelas aja "

Tuh kan kurang ajar banget, udah males. malah ditinggalin lagi!

Bonnie ninggalin gue sendiri di perpus. Seiring gue nyatet buku, tiba tiba..

" Permisi.. "

" Iya, ada apa ya? " tanpa menoleh ke arah suara tersebut.

" Boleh tanya dimana letak buku buku genre horror? "

" Itu disana.. " sambil menoleh ke samping.

( Dalam Hati ) Revo...

Allahuakbar! Kok..kok revo bisa disini? Ini pertama kali, gue berdiri di depan revo dan dia dari dekat maupun jauh, tetap ganteng banget.

" Di bagian mana? "

" Di ba..bagian, oh di bagian lemari 5, bi..bisa cari disitu kok, Revo "

" Oh disana, Makasih ya "

Gue ngeliatin dia sampe dia tempat lemari 5, Barusan aja gue ngomong sama dia. Mana gue seneng ya pengen jungkir balik, tapi Revo kok tumben banget ke perpus, mana baca buku horror lagi,

Setau gue dia lebih suka Buku buku yang berjenis pengetahuan dan sejarah, tapi..

Ngapain gue ngurusin hal begituan. Bodo amat, urusan dia juga.

{ ◇ }

" Huft... Cape banget, Pulang sekolah pasti ada aja yang bikin cape "

Gue baring ke kasur sambil natap jendela. Banyak bintang di luar sana. Justru, Bulan beruntung karena memiliki banyak jutaan bintang yang menemaninya.

Tapi, Bulan masih belum bisa memilih, Bintang yang special yang cocok untuk menemaninya setiap malam.

Gue hendak berdiri dari kasur dan keluar ke balkon untuk melihat indahnya malam dengan bintang di langit.

Gue suka bintang, karena selain Indah, Ia juga menerangi malam hari bersama bulan.

" Bintang, Gimana si cara dapetin Revo Gilang Dermawan? Seandainya, Gue seperti Salsan yang cantik, populer sedangkan gue? cantik aja enggak, populer apa lagi "

Gue suka ngeluh kalau soal beginian. Gue segera balik dan menutup pintu terlebih dahulu.

Besok sekolah..
Semoga dia ke perpus lagi.

/ Bersambung /

Assalamualaikum semua,
Selamat pagi, siang, sore dan malam untuk kalian membaca ini.
Sebelumnya saya ingin minta maaf untuk kejadian tidak update untuk 1 tahun lebih mungkin?
Karena memang males untuk mengupdate story dan niat nya kecil untuk melanjutkan ceritanya, jika saya lanjutkan dengan mood seperti itu takutnya cerita nya ga nyambung dan aneh.
Dan, sekarang mood saya balik dengan cerita baru.
Kemungkinan untuk 1 bulan kedepan saya masih late resp untuk mengupdate karena kesibukan ujian.
Mohon maafkan admin ya..

Mungkin sekian dari note kecil, Semoga kalian maafin admin.

Tunggu next part❤

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Mar 24, 2019 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Primadona boy!.Where stories live. Discover now