part 1

4 0 0
                                        


#Selamat membaca gaes,semoga suka ya dengan ceritanya.




ARIFA APRILIA WIJAYA
Seorang gadis yang biasa di panggil April di sekolahnya dan memiliki rambut panjang bergelombang di bagian bawah berwarna agak pirang,hidung mancung,alis sedikit tebal,bola mata berwarna biru,bulu mata yang lentik,dan bibir yang berwarna pink,dan memiliki kulit putih.

Dia juga biasa di panggil Arifa oleh keluarganya.April anak kedua dari keluarga Wijaya.Mamanya bernama mira dan bapanya bernama Jaya.

Hari ini April pertama masuk sekolah SIB (School internasional Bintang).Setelah beberapa hari mengikuti Mos.

Sinar matahari mulai memasuki ruang kamar April,dan beberapa kali april mengucek matanya agar tidak mengantuk.
Karena hari ini adalah hari pertamanya masuk sekolah,dia harus bangun pagi agar tidak terlambat.

"Sayang bangun!!" ucap mama mira dari lantai bawah.

"Iya ini udah bangun ma." kata April dan segera bangkit dari tempat tidurnya dan menuju kamar mandi untuk bersiap siap.

Setelah April selesai mandi dia langsung memakai baju seragam sekolahnya yang sudah siap di atas tempat tidur,dan dia segera bersiap.

"Pagi ma pa." sapa April kepada orang tuanya.

"Pagi juga sayang." ucap mama dan papanya.

"Gue nggak di sapa nih."kata seseorang laki laki yang sudah duduk di meja makan.

"Mmm."april menanggapinya dengan gumaman.

"Lo cuek banget sih pril sama gue,ngomong kek,sama kakak sendiri aja cuek lo." kata kakaknya dengan nada sedikit kesal,karena adiknya yang begitu irit ngomong dan jutek.

April itu juga orangnya cuek,jutek,irit ngomong,dan tentunya dia juga pintar.Dia sering mendapatkan juara 1 umum di sekolah menengahnya.

April juga memiliki kakak yang bernama DAFA APRILIO WIJAYA dia biasa dipanggil Dafa.Dafa itu orangnya cerewet,berbanding terbalik dengan April,jika april irit ngomong tapi Dafa malah banyak ong,dan dia juga Badboy plus playboy,tapi Dafa juga anak pintar dan dia sering bolak balik mengikuti olimpiade waktu kelas X.
Dan sekarang Dafa kelas XI.

"Pagi kakaku yang ganteng." kata April dengan nada sedikit kesal,karena kakaknya selalu cerewet jika dia irit ngomong.

"Nah gitu dong, pagi juga adikku sayang."

"Udah deh kalian selalu aja kalau pagi pagi ribut yang gak penting" kata papa

"Iya nih anak mama kalau pagi pagi udah kaya tom and Jery aja ribut mulu,udah sekarang makan jangan banyak omong nanti terlambat lho." kata mama panjang lebar.

"Iya." ucap April dan Dafa bersamaan.

Kelaurga wijaya pun melaksanakan makan pagi nya dengan tenang dan tentram,tanpa ada yang berbicara.

Setelah makan pagi selesai April dan Dafa pun pamit kepada kedua orang tuanya.

" aku pamit pergi sekolah yha."kata Dafa kepada orang tuanya.

"Aku juga." ucap April.

"April kamu berangkat aja sama kakak kamu." kata mama.

"Nggak,april mau naik taksi aja." kata April.

"April dengerin kata mama" ucap papa april yang sudah berdiri di ambang pintu.

"Iya."ucap April pasrah,karena jika ayahnya yang sudah memerintanya dia nggak bakalan bisa beralasan lagi untuk membantah.

"Yaudah kami pamit."ucap Dafa dan menggandeng tangan april dan menuju mobilnya.

"Gak usah pegang pegang." kata april ketus.

She IgnoresDonde viven las historias. Descúbrelo ahora