Desperate.

17 3 0
                                        

"LO PIKIR SIAPA YANG MAU TEMENAN SAMA LO?! CEWE URAKAN. KELUAR MASUK BK. PULANG SEKOLAH SELALU BAWA SP. BAHKAN, ORANG TUA LO PASTI GAK MAU NGAKUIN LO SEBAGAI ANA-"

Bugh!

Diandra seperti kerasukan setan. Emosinya tidak bisa dikendalikan. Dia terus memukuli Tasya. Tidak peduli semua orang melihatnya.
Tidak peduli Tasya akan mati setelah ini.
Melihat kemarahan Diandra, tidak ada seorang pun yang berani menghentikan Diandra.

Rama yang baru saja melihat Diandra memukuli Tasya tanpa ampun langsung berlari menghampiri Diandra.

"STOP!! DIANDRA!!"

Rama menarik pundak Diandra membuat mereka saling berhadapan. Dilihatnya Diandra yang menunduk dan Rama tidak bodoh untuk menyadari bahwa Diandra menangis. Tidak lama tubuh Diandra merosot.

Kini, semua orang melihat kerapuhannya.
Kerapuhan yang selama ini ia tutupi.

Kini semua orang tahu bahwa dia adalah gadis yang rapuh.

Diandra benci ketika orang merasa kasihan kepadanya.

Diandra benci ketika ia ditatap dengan sorot kasihan.

Diandra melihat Tasya dibawa dan suara Rama yang terus memanggilnya sebelum pandangannya mengabur.

___________________

Welcome ❤

DesperateWhere stories live. Discover now