LOVE AT FIRST SIGHT

240 40 16
                                        

.

.

.

.

Kai baru saja genap berusia 18 tahun pada tanggal 14 Januari lalu. Kim Junsu, Ayahnya yang super duper kaya membelikannya sebuah mobil sport mewah sebagai kado istimewa untuk putra tunggalnya yang tak terasa telah beranjak dewasa dan tentu saja disambut gembira dari anak sematawayangnya itu.

Seperti saat ini, dia pergi ke sekolah dengan mengendarai mobil lamborghini terbaru miliknya. Mobil mewah dengan warna putih dan strip hitam itu pun melaju membelah kota Seoul yang sedikit senggang dipagi hari yang cerah ini. Setelah menyusuri beberapa blok perumahan terkenal di daerah Gangnam dia pun berhenti pada sebuah rumah mewah bergaya Eropa.

TIN TIN

Kai membunyikan klaksonnya dari luar pagar yang tinggi dan tak lama seorang gadis dengan rambut blonde panjang terurai pun keluar. Gadis itu memakai seragam yang serasi dengan Kai yaitu berwarna kuning muda sebagai outer dan bawahan berwarna hitam

Sekedar informasi seragam itu hanya dimiliki oleh sekolah ternama di Seoul yaitu Seoul of Performing Arts. Sekolah dengan murid pilihan dari segi otak maupun finansial tentu saja tidak sembarang murid dapat bersekolah disana.

Gadis itu masih berdiri tepat didepan pintu dengan mata yang menatap si supir dengan tajam. Kai -Lelaki yang dibalik kemudi itu- hanya berdecak kesal lalu menurunkan kaca tanpa menoleh sedikitpun.

"Jangan manja! Cepat masuk atau kutinggal." Ucapnya dengan nada dingin.

Gadis bername-tag 'Krystal Jung' itu pun menghentak kakinya marah lalu segera membuka pintu dan mendudukkan dirinya tepat disebelah Kai diiringi dengan bunyi bantingan keras pada pintu mobil. Kai bahkan sampai mendelik tajam kearahnya.

Wanita sialan ini minta dihajar rupanya!

"Hey Bodoh! Ini mobil seri terbaru dan baru saja diproduksi lima didunia.  Jika kau membuat lecet satu centi saja maka aku tak akan segan melemparmu keluar dari mobil ini." ucap Kai.

Mendengar ucapan dari lelaki disampingnya tak hayal membuat nyali Krystal menciut. Lelaki yang menyandang status tunangannya ini memang bermulut kasar plus berkelakuan buruk. Jadi dia sudah terbiasa mendengar makiannya.

"Cepat jalan saja." perintah Krystal. Kai kembali mendelik kearahnya "Aku bukan supir pribadimu, brengsek."

Kini Krystal membalas tatapannya. "Ya lalu?"

"Jangan membuat mood-ku buruk dipagi hari atau kau benar-benar akan ku turunkan di tengah jalan."

Setelahnya Kai memilih untuk mengabaikan orang bodoh disampingnya dan mulai menjalankan mobil itu dengan kecepatan sedang menuju sekolah. Sepanjang jalan mereka berdua hanya berdiam diri. Satu pun tidak ada yang memulai percakapan hanya deru mesin yang menjadi lantunan pengiring perjalanan mereka. Kai memang tidak suka terlalu banyak berbicara sedangkan Krystal sudah diberi kartu kuning untuk diam jadi yang bisa dilakukannya hanya memfokuskan pandangan kearah jendela tanpa memperhatikan Kai yang disampingnya.

Namun penglihatan Krystal tiba-tiba pusing saat melihat pepohonan atau gedung-gedung tinggi yang semakin cepat berlalu kearah yang berlawanan arah darinya. Krystal seketika menoleh Kai lalu melirik kearah speedometer mobilnya dan terpampang sangat jelas bahwa deretan angka disitu melewati dari 100 Km/h.

APAAAA

Krystal sontak membulatkan matanya lalu mulai memengang seat belt-nya dengan erat.

[ONESHOOT] TRAFFIC 🚦| KAISOOStories to obsess over. Discover now