BLAMMM!

40 6 7
                                        

Aku benci nulis ini.

Aku benci mengakui kalau aku jatuh untuk seseorang yang bahkan gak menganggap aku worth to fight for.

Malu sih tepatnya.

Aku sudah menulis banyak hal menyangkut perasaanku, di laptop usang ini.

Kali ini, mari membicarakan perasaan kamu.

Kamu bilang, kamu memendam cukup lama.

Kamu bilang, kamu merasa cukup dengan perasaan tak berbalasmu.

Kamu bilang, jika bukan aku yang mendesakmu kamu tak akan mengatakan apapun dan hanya akan bertahan dengan perasaanmu seperti biasa.

Setelah aku pikir-pikir, kamu lucu.

Kamu sedang mengundang rasa sakitmu sendiri.

Kamu sedang bermain dengan peranmu sendiri.

Uh, tapi sial nya rencanamu tak mulus, perasaanmu berbalas!

Lalu semuanya mendadak buyar.

Kamu bingung. Kamu tau apa yang akan terjadi jika itu menyangkut aku dan prinsip gilaku.

Hahaha semua terlihat semakin lucu karena kamu dan aku bukan orang yang sepertinya akan bersatu.

Kamu terlalu tak terbaca, begitupun aku yang menutup seluruh akses untuk sekedar dipindai.

Serumit itu. ckckck.

Bukan tak bisa, tapi enggan.

Aku dan mungkin juga kamu, bukan tak bisa menghapus perasaan gila ini, tapi enggan.

Aku akan mengabaikan alasanmu dan fokus pada alasanku.

Aku, sepertinya memang enggan.

ConfessionWhere stories live. Discover now