PROLOG

24 2 0
                                        

sewo kuto uwis tak liwati

seribu kota sudah ku lewati

sewu ati tak takoni

seribu hati ku tanyai

nanging kabeh podo rangerteni

tapi semua sama-sama tidak mengerti

lungamu neng endi

kemana kepergianmu

pirang tahun anggonku nggoleki

bertahun-tahun aku mencari

seprene durung biso nemoni

sampai sekarang belum bisa menemukan

wis tak coba ngelaleake

sudah ku coba melupakan

jenengmu soko atiku

namamu dari hatiku

sak tenane aku ora ngapusi

sesungguhnya aku tidak berbohong

isih tresno sliramu

masih cinta dirimu

Sewu Kuto-

Terdengar lembut di telinga, semua lelah yang terasa tiba-tiba lenyap di telan bumi. Sambil mengetik kata demi kata isi hati, padahal sudah tahu besok try out tapi akan tetap menceritakan semuanya.

Di luar bintang tak terlihat, hanya bulan yang terang memandangiku yang sedang bimbang, pikiran kacau.

"lun, ayo turun cepat. Makanan sudah siap" teriak mama dari ruang makan

itu namaku, lebih tepatnya Luna Hermosa Estrella

kalian bisa memanggil Luna, atau apa saja yang penting masih berhubungan dengan nama lengkapku. Sebenarnya aku bukan diet, tapi karna tidak nafsu makan. Ku tetap mengacuhkan teriakan mama, aku terus mendengarkan lagu favoritku itu dengan earphone hitam. Mataku terus tertuju memandangi bulan yang cahayanya tidak seterang biasanya. Sampai aku pun terlelap terbawa pada mimpi yang tidak jelas, jarang sekali aku bermimpi saat tidur hanya berharap hari esok lebih baik daripada hari ini.

dddrrrrttt.....dddrrrttt......

matahari bersinar menebus kaca kamarku yang sengaja kubuka semalam, aku bangun dari kasur lantas menuju meja belajar dan memutar lagu. setelah lagu terdengar pada telingaku, ku tetap duduk di kursi sambil menatap langit pada pagi hari. menikmati lirik-lirik lagu yang membuatku tenang pagi itu

Sunrise with you on my chest

No blinds in the place where I live

Daybreak open your eyes

'Cause this was only ever meant to be for one night

Still, we're changing our minds here

lagu Shawn Mendes yang berjudul Fallin' All In You, sangat terdengar begitu menenangkan bagiku. tepat jam 08:00, rumah sudah terdengar sepi mungkin mama dan papa sudah berangkat ke kantor. lantas aku keluar kamar menuruni tangga memperhatikan sekitar ternyata benar mereka sudah berangkat. aku buka lemari es dan aku ambil jus avocado, aku minum sembari berjalan menuju kolam berenang

"non, nyonya dan tuan sudah pergi katanya pagi ini akan pergi ke Eropa untuk beberapa minggu" ucap tiba-tiba bibi muncul dari belakang

"Eropa? kenapa mereka tidak mengatakan padaku?" ucapku dalam hati dengan perasaan kesal sekaligus kaget saat mendengar ucapan bibi

SilenciosoStories to obsess over. Discover now