"Berhenti mengikutiku, brengsek!"
Bukannya apa, Taehyung hanya merasa sangat terganggung dengan kehadiran kelinci berotot a.k.a Jeon Jungkook yang selalu mengikutinya kemana saja.
Seperti saat ini. Taehyung tengah berjalan menuju kantin, dan Jungkook dengan setia mengikutinya. Rasanya Taehyung seperti di untit secara terang-terangan.
"Tidak, sebelum kau menerimaku." Berkata dengan raut sekelam mendung, tatapan itu seakan-akan menusuk langsung ke retina siapapun yang menatapnya, tapi Taehyung tak peduli.
"Aku tidak bisa." Ucap Taehyung pada akhirnya, berhenti berjalan lalu berbalik menatap Jungkook. Melipat tangannya di depan dada seraya menghela nafas kasar, "apa kau mau aku menerimamu hanya karna rasa kasihan?"
Jungkook menggeleng, rautnya yang tadi terlihat kelam, berubah menyendu dengan garis alis menukik ke atas, raut yang mengatakan bahwa dirinya kecewa dengan jawaban Taehyung.
"Hahaha, mungkin memang harus dengan cara lian," ujarnya, dan seperkian detik Jungkook langsung mengubah ekspresinya, tersenyum remeh ke arah Taeyung, "aku akan bertaruh satu hal."
"Apa?" tanya Taehyung seraya memicingkan matanya. Dia seperti melihat kebicikan di otak Jungkook.
"Jika aku tidak berhasil membuatmu jatuh cinta kepadaku dalam waktu tiga puluh hari, maka aku akan pergi dan tak akan memaksamu untuk menjadi pacarku."
"Tidak ada peraturan khusus disini, kita bisa bermain sesuka hati, sekalipun itu dengan cara kotor," lanjutnya.
Taehyung menyeringai, lalu mengulurkan tangannya, dan disambut oleh Jungkook.
"Deal."
"Deal."
Dan permainan dimulai.
Tbc
Terimakasih yang udah mau mampir ke work ala kardarnya ini, tinggal jejak kalo suka, agar penulis lebih merasa dihargai. Sekian dan sampai jumpa di next eps.
YOU ARE READING
CWEHH!
Fanfiction[ COMPLET ] Jungkook hanya ingin Taehyung jadi pacaranya. Titik. BxB Botkook! Toptae!
