Ki Hajar Dewantara berpendapat terdapat (tripusat pendidikan) atau pusat pembelajaran yang terjadi dalam kehidupan sepanjang hayat, yakni di lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat.
Keluarga adalah faktor yang paling berdampak besar dan paling utama dalam pendidikan seseorang, tentu setiap orang tua menginginkan yang terbaik bagi anak anak mereka, mereka rela mengeluarkan materi, tenaga, keringat bahkan darah yang tidak terhitung jumlahnya dan sampai kapanpun kita takkan dapat membalasnya. Namun tidak sedikit orang tua yang melakukan hal tersebut tidak disertai dengan keikhlasan ataupun faktor lainnya, sehingga saat dihadapkan dengan masalah yang diterima anak walaupun sepele mereka akan mengganggap hal tersebut bukanlah hal sepele malah seperti yang membesar besarkan, seperti nilai yang kurang memuaskan ataupun berbagai kenakalan remaja. Hal tersebut akan dijadikan tombak (perkataan maupun perilaku) untuk menusuk anak. Anak mengerti hal tersebut adalah hal yang salah, mereka terkadang merasa malu, takut hingga banyak yang tidak ingin pulang hanya karna nilai ulangan yang jelek harus ditandatangani oleh orang tua dan dikembalikannya pada guru. Saat mereka mengetahui bahwa masalah yang ia miliki akan bertambah saat ia sampai dirumah maka pilihan yang ia lakukan adalah "mengalihkannya" dengan aktifitas yang sangat tergantung pada lingkungannya, apabila dibiarkan hal tersebut akan menjadi bibit dari masalah masalah sosial.
Dari cerita diatas, faktor mana yang salah, apakah guru yang memberikan perintah yang tidak tepat ? Atau lingkungan yang membawa pengaruh buruk atau dari orang tua yang tidak memberikan pengertian ?
Kita sebagai anak memiliki wewenang namun saat menyalahkan salah satu pihak, senang ? Tentu !! Namun apakah anda puas ? Tentu tidak, malah akan ada perasaan gelisah mengganggu dan dosa yang menunggu dan hal tersebut bukanlah hal yang etis dan cocok untuk dilakukan. Namun apa kita hanya dapat diam ? hanya sabar dan doa yang kita miliki sebagai senjata terkuat walaupun tetap memiliki kegelisahan.
YOU ARE READING
Pendidikan Busuk !!!
RandomTulisan ini berisi mengenai sudut pandang orang orang yang mengganggap sebelah mata faktor pendidikan dan perlu adanya rekontruksi pemikiran tentang apa itu pendidikan dan untuk apa tujuannya. Sebelumnya tidak ada niatan mengkritisi dan menyalahkan...
