Hari ini adalah hari pertama dimana Elena Memasuki jenjang pendidikannya di SMAN 19 Harapan dengan menggunakan seragam putih abu yang telah disiapkannya dari jauh jauh hari sebelum mendaftarkan diri ke SMAN 19 Harapan.
Setelah melaksanakan MOS selama 3 hari inilah waktu yang ditunggu tunggu Elena dimana dia akan mengenakan seragam barunya. Setelah melaksanakan sholat subuh elena dengan gesitnya bersiap untuk pergi ke sekolah dengan penuh semangat.
"Assalammualaikum... Selamat pagi Bunda ayah" sapa elena sambil mendudukkan diri di meja makan samping ayahnya.
"Walaikumsalam sayang.... Kok udah rapih pagi pagi" jawab Bunda Elena yang bernama Astrid.
"Iya kok udah rapih gini anak ayah. Kan kamu sukanya kalo berangkat sekolah selalu kesiangan"kata Ayah elena yang bernama Abram sembari mengelus puncak kepala anaknya yang tertutupi kain kerudung putih.
"Ih... Ayah sama bunda gak tau. Elena tuh hari ini seneng banget karena hari ini elena bakalan punya kelas dan temen temen baru. Sekarang elena pengen ke sekolahnya pagi agar kebagian bangku depan." Jawab elena sambil terkekeh diakhir perkataannya barusan.
"Ouhk gitu yaudah kita sarapan lalu... Kita berangkat" kata ayahnya sambil memakan roti yang diberi selai oleh sang istri ibunda elena yang sangat dicintai oleh Abram ayah elena.
"Ayah sekarang elena gak berangkat sama ayah deh" kata elena sambil memakan roti yang telah di siapkan bundanya.
"Kenapa?"
"Hari ini elena berangkat sama Elvan,, katanya Elvan mau jemput elena kesini kerumah"
"Elvan yang sahabat kamu itu yang waktu SMP selalu kerumah yang kata kamu itu waktu UN dapet nilainya bagus dan juara umum." Kata bunda elena sambil ikut duduk disamping elena.
"Iya bunda, Elvan itu baik banget. Waktu kelas 9 aku selalu diomelin dia, agar aku belajar agar dapet nilai ujian besar. Katanya biar nanti SMA bisa sesekolah lagi" jawab elena.
"Tapi ternyata benarkan kamu sesekolah lagi sama dia, dan kamu juga juara umum 2 disekolah SMP kamu" kata ayah elena.
"Iya sih yah, bener juga."
Tok... Tok.. Tok..
"Assalammualaikum"
"Siapa tu Bun?" Kata elena sambil menatap bundanya yang dia sayangi.
"Bentar biar bunda cek dulu kedepan" jawab Bunda Astrid sambil melangkah untuk membuka pintu.
Elena dan ayahnya melanjutkan sarapan mereka yang sempat tertunda karena obrolannya barusan.
"Walaikumsalam." Jawab Bunda elena sambil membukakan pintu rumah.
"Eh Elvan, kamu dah datang. Gimana kabar kamu?"
"Alhamdullilah baik tante" jawab Elvan sambil menyalimi tangan bunda Astrid.
"Alhamdullilah,, ayo masuk kita sarapan dulu"
"Eh,, gak papa ni tante Elvan sarapan disini"
"Yahh gak papa dong. Kamu itu sahabatnya elena masa Tante gak gijinin kamu buat sarapan disini"jawab Bunda elena sambil menutup kembali pintu rumahnya.
"Bunda siapa yang ketuk pintu" teriak elena saat melihat bunda melangkah kearah meja makan.
"Elvan Lo udah Dateng"kata elena saat melihat seorang cowok dibelakang bundanya.
" Iya udah" jawab Elvan sambil melangkah menuju ayahnya elena untuk menyalimi tangannya.
"Elvan udah sarapan, kalau belum sarapan ajah disini sama om, Tante, juga elena" tanya ayah Abram kepada Elvan.
"Belum sih om, tapi takut Elvan ngerepotin nanti ajah deh di sekolah" jawab Elvan sambil berdiri dihadapan ayah Abram.
"Gak papa gak ngerepotin juga Van, kamu sarapan ajah disini. Silahkan duduk"
"Yaudah makasih om Tante"
Selang beberapa menit ayah Abram berpamitan kepada anaknya dan istrinya dan tidak lupa pula kepada Elvan selaku sahabatnya elena untuk berangkat ke kantor.
" Ayah berangkat dulu, kamu jangan bandel di sekolah yah elena dan jangan buat ulah dan tetep jaga kelakuan kamu."
"Siap ayahh"
"Dan kamu Elvan jaga anak om, jangan sampe dia lencet dan tersakiti"
"Ayah elena tuh udah besar masa elena harus dijaga"
"Siap om laksanakan" jawab Elvan sambil terkekeh di akhir pembicaraannya barusan
Ayah Abram menghiraukan perkataan anaknya barusan dan dilanjutkan dengan menyalami satu persatu istri dan juga anaknya dan juga sahabat elena.
"Ayah berangkat dulu, dahh assalammualaikum"
"Walaikumsalam"jawab semua yang ada di meja makan.
" Eh bunda elena juga berangkat sekolah dulu yahh. Udah jam 06.15 elena pengen cepet cepet ke sekolah pengen dapet bangku depan"
" Yaudah aku juga Tante"
"Bunda aku pamit yahh,, assalamualaikum"pamit elena sambil menyalimi tangan bundanya
"Aku juga Tante assalammualaikum"
Tunggu kelanjutannya pantengi terus wattpad aku dan jangan lupa Vote and coment. Oke
Jangan lupa beri saran sama kritikannya agar aku bisa lebih semangat untuk melanjutkan ke part selanjutnya.
