"hai gadis manis, rambutmu sangat indah. Kemarilah, ikut denganku!"
Ajak perempuan gemuk berlipstik merah tebal itu pada seorang anak yang sedang dalam kebingungan. Sebab ia tak tahu mengapa keadaan sekitarnya tiba-tiba berubah menjadi kosong. Padahal baru saja ia bermain dengan wiwon, anjing kesayangannya.
"Nona ingin mengajakku kemana?" Tanya anak itu
"Haha jangan bingung, manis. Aku ingin mengajakmu ketempat yang menyenangkan. Ayolah!" Perempuan berlipstik merah itu mengulurkan tangan nya
Anak itu memperhatikan tangan perempuan itu. Ia pun menggenggam tangannya dengan baik.
Saat mereka mulai berjalan agak jauh, tiba-tiba anak itu mulai gelisah. Tubuhnya berkeringat, tangan dan kakinya dingin, jantungnya berdegup 4 kali dalam 1 detik.
Ia pun berkata "Nona, kapan kita akan sampai ketempat menyenangkan itu?"
tidak ada jawaban. Perempuan itu hanya terus berjalan tanpa memandang anak itu.
"Nona, aku haus. Aku butuh air"
Tidak ada jawaban. Perempuan itu terus berjalan sambil menggenggam tangan si anak.
"Nona, aku tidak sanggup lagi berjalan. Bisakah kita beristirahat sejenak?"
Tidak ada jawaban. Perempuan itu terus berjalan dan semakin mempererat genggaman nya dan membuat anak itu meringis kesakitan.
"Nona, mengapa genggaman mu membuat tanganku jadi berdarah?"
Tidak ada jawaban. Justru perempuan itu semakin mempercepat langkahnya dan membuat anak itu semakin gelisah dan kelelahan.
"Hey nona!! Apakah kau tidak punya mulut? Siapa kau sebenarnya? Mau sampai kapan kau terus mengajak ku berjalan ditempat kosong ini? Tolong jelaskan padaku tempat apa ini sebenarnya!"
Seketika langkahnya terhenti. Dengan cepat leher perempuan itu berputar memandang kearah anak tersebut sambil melotot. Kemudian ia berjongkok agar setara pandangan dengan anak itu
"Gadis manis, kau ingin bertemu mamamu dan papamu bukan? Kau ingin bertemu dengan wiwon jugakan?" Tanya perempuan itu sambil tersenyum. Namun senyumnya tampak menyeramkan
Anak itu mengangguk
"Mereka berada disana" perempuan itu menunjuk ke sebuah lubang besar gelap
Anak itu mendekati lubang itu
"Aku sama sekali tidak melihat mereka. Lagipula, mama dan papa tidak suka tempat gelap"
Perempuan itu menyunggingkan sudut bibirnya sambil berjalan menuruni tangga menuju lubang gelap itu. Namun ia berhenti dan menghadap kebelakang "ikut aku!" Perintahnya pada si anak
"Astaga!!!" Anak itu sangat terkejut ketika melihat angka 666 terdapat dikening perempuan itu
"Tidak! Aku tidak mau! Kau bukan manusia!"
Wajah perempuan itu berubah jadi menyeramkan. Ia naik lagi keatas dan mengejar si anak sambil berusaha meraih lehernya
"Aaggk.. to.. to.. longg ak.. akuu...." Si anak berusaha meminta tolong ketika perempuan tersebut sedang mencekiknya
"To..to..long.. ak..akkuuu..." Ia mencoba melepaskan tangan perempuan itu
"Y.. ye..." Tangan itu semakin kuat
"Sss...us"
"Yes.....ss" anak itu berusaha menyerukan satu nama yang ia percayai mampu menolong nya.
Dengan bersusah payah, mengeja, dan bicara patah-patah, anak itu tetap gigih mengucapkan nama tersebut
Dan akhirnya,
"YESUS, TOLONG!!!!!"
Welcome to my new Story!!! Udah lama ga nulis ya, jd kangen. HAHAHA...
Kali ini aku ngebuat cerita yg bergenre misteri. Mengapa misteri? Karena banyak hal2 yang udah aku alami sendiri soal misteri gitulah. Jadi aku mohon dukungan, kritik dan sarannya ya.
JANGAN LUPA VOTE, OKEE! THANKYOU
YOU ARE READING
Death Dreams
Mystery / ThrillerBrunella Clarimond, gadis yang akrab disapa Lala itu memiliki Indra keenam dan anugerah yang tak dimiliki oleh semua orang. Namun hal itulah yang justru membuat hidupnya tidak tenang. Terlahir dari keluarga yang kurang harmonis membuat hidupnya sema...
