Zahra humaira razak, nama yang indah bukan, InsyaAllah juga seindah akhlaknya. Zahra, itulah nama panggilannya. Gadis cantik yang telah diajarkan sedari kecil untuk mengenakan hijab. Ia menetap di jakarta bersama dengan kedua orang tuanya. Dulunya ia tingggal di Medan karena ayahnya dipindah tugaskan ke jakarta, makanya ia jg harus pindah tempat tinggal dan sekolah. Razak zulkarnain dan Khadijah nursafitri, itulah nama ayah dan ibunya. Orang yang sangat berjasa baginya dari dulu sampai saat ini.
"Umi, zahra berangkat dulu ya sama abi" pamit zahra pada uminya dan tak lupa mencium punggung tangan uminya. "iya sayang, belajar yang baik ya" jawab umi sambil mengelus kepala zahra yg ditutupi hijab. "umi, abi pergi dulu ya. Jaga rumah dengan baik."pamit abi kepada istrinya lalu umi mencium punggung tangan sang suami dan dibalas kecupan oleh abi pada kening istrinya.
Ahh.., pandangan yang indah menurut zahra. Ia berharap, ia juga seperti itu bersama imamnya nanti. "ahh.. Zahra belum waktunya memikirkan itu kamu masih kelas 3 SMA" batinnya sambil termenung. "ayo nak kita berangkat"ucap abi menyadarkan lamunan zahra. "iya abi"balas zahra lalu mengekori abinya. Mereka pun menaiki mobil dan menuju ke tampat yg ingin dituju.
SMA 1 Batavia, merupakan tempat zahra menuntut ilmu. Disini ia memiliki teman yang selalu bersama dengannya dalam suka maupun duka. Nisa, ia merasa senang memiliki teman sepertinya.
Sebuah mobil avansa berhenti di depan gerbang SMA 1 batavia dan keluarlah seorang gadis cantik dengan hijab yang menutupi kepalanya. Siapa lagi kalau bukan Zahra. "abi, zahra masuk ya. Assalamualaikum" pamit zahra lalu mencium tangan abinya. "iya nak, walaikumsalam warahmatullah" jawab abi lalu meninggalkan zahra di depan sekolahnya. "zahra!! " teriak seseorang yang membuatnya memalingkan tubuh. "Nisa? Aku kira siapa, ayo masuk" ajak zahra setelah mengetahui pemilik suara itu.
Mereka pun memasuki kelasnya dan mengobrol bersama.
Bel pun berbunyi, menandakan pelajaran pertama akan dimulai. Tak berlangsung lama, masuklah pak ali yang diikuti oleh seorang pemuda yang memakai pakaian SMA yang membuat zahra heran. " mungkin murid baru" pikirnya. "anak-anak hari ini kita kedatangan murid baru dari surabaya. Namanya Arsyad ali irham. Silahkan perkenalkan dirimu nak" jelas pak Ali diikuti anggukan oleh pemuda itu. "perkenalkan saya Arsyad ali irham, saya pindah kesini karena mengikuti orang tua saya yang dipindah tugaskan ke jakarta. Semoga teman - teman bisa menerima saya dengan baik. " ucapnya lalu tersenyum. "ya sudah kamu duduk disana, disebelah rehan. "titah pak Ali disertai anggukan oleh Arsyad.
"ra, murid baru itu ganteng ya? Siapa tadi namanya? "tanya nisa pada zahra. "kamu mah, jangan cuma lihat seseorang itu dari tampangnya aja tapi lihat dari hatinya juga"jelas zahra yang membuat wajah nisa cemberut. "iya ustazah zahra" jawab nisa dengan intonasi meledek, membuat zahra menggeleng. Tanpa mereka sadari ada seseorang yang memperhatikan gerak-gerik mereka. Arsyad meperhatikan mereka berdua yang entah membicarakan apa. Saat zahra ingin berbalik mengambil buku di dalam tasnya, pandanngan mereka bertemu. "astagfirullah " ucap keduanya dalam hati sambil memalingkan wajah mereka.
.......
Di depan gerbang sekolah terlihat seorang zahra sedang menunggu seseorang, hingga arsyad yang juga ingin pulang ke rumahnya melihat gadis itu berdiri dengan raut wajah cemas. "assalamualaikum, kamu zahra kan? " ucap arsyad yang mengagetkan zahra. "walaikumsalam.i iya, aku zahra"ucapnya gugup. Soalnya ia jarang berbicara dengan pria yang bukan mahromnya kecuali ada hal penting saja. "kok masih disini? "tanyanya lagi. "hmm, lagi nunggu abi jemput aku" jawab zahra sambil menunduk. "hmm ya sudah aku duluan ya. Assalamualaikum "pamitnya dengan tersenyum yang sangat manis menurut zahra.
Deg
Entah mengapa ada rasa aneh dalam hatinya, mengingat arsyad tadi tersenyum padanya. "zahra, ada apa ini?" tanya Zahra pada dirinya sendiri sambil menyentuh dadanya..
...................................................
Alhamdulillah part 1 sudah kelar Maaf ya kalau ceritanya ngak sebagus dengan cerita yang kalian pernah baca... 😅
#baru pemula 😅
Jangan lupa komen ya..
Semoga menghibur
..
♥♥♥
YOU ARE READING
Sesakit Itukah Mencintaimu
SpiritualZahra Humaira Razak Aku yg dulu terus mengagumimu dalam diamku hingga aku tak menyangka kita akan dipertemukan dalam perjodohan ini. Aku tak tau apa kau mengingatku? Arsyad Ali Irham Aku tak tahu apa aku bisa mencintainya dan melupakan dia yg seha...
