Prolog

3 0 0
                                        

          Rangkaian keramaian tercampur-aduk di sebuah sekolah yang membuat cuaca panas semakin terasa seperti ingin meledak. Para guru yang tiba-tiba rapat tidak memberi tugas tambahan. Seperti inilah, aku benci sekali keadaan ini. Mau kugambarkan? Di bagian belakang, anak laki-laki bermain bola dengan asik tanpa memikirkan teman-temannya yang terus saja mengoceh gara gara tendangannya bolak-balik mengenai kepala. Di depan, ramai sekali perempuan-perempuan penggosip berita-berita aktual. Dan, televisi yang menyala disertai K-Pop K-Pop yang sedang menari mengikuti alunan nada.

          Entahlah, sedang kenapa aku hari ini, tidak seperti biasanya. Aku malas sekali melakukan hal-hal apapun.

"Kenapa Key? Tumben kalem." tanya Alya, temen sebangku-ku

"Aku juga bingung, kenapa ya? Ko aku risih banget sama keadaan ini, biasanya juga enjoy, malah ikut ikutan berisik, tau ah."

"Aneh banget sih, coba deh ayo gabung," tawar Alya.

"Iya-iya nanti, males"

          Oh iya, aku lupa, aku belum mengenalkan namaku, namaku Keysha Zay Davira, aku berisik, banyak yang tak suka padaku, tak apa, mereka berhak menilai ku. Kemarin saja, aku hanya teriak teriak memanggil Alya, mata julid, siutan mulut langsung menerkam ku. Itulah, mengapa aku sekarang mencoba untuk diam, menjadi anti sosial.

          Kalian tahu apa tujuan ku membuat cerita ini? Aku akan bercerita tentang dia, dia yang membuatku seakan yang paling sempurna, dia yang bisa menghargai ku, dia yang selalu membuatku tersenyum, dan dia, dia yang membuatku menangis disetiap alunan waktu....

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Feb 18, 2019 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

ChoiceStories to obsess over. Discover now