Datangnya Murid baru

94 9 4
                                        

Gadis itu sudah berada di kelas, ia terlihat sedang menopang dagunya dan melihat ke arah keluar jendela. Ia lah Han Ye ji. Ye ji memang selalu datang lebih awal, Ia ingin menikmati sunyinya kelas sebelum kelas tersebut ramai diisi dengan murid yang lain. 

Jarum jam telah menunjukkan angka 7 pagi.  Murid pun satu persatu mulai berdatangan. Tak ada yang mengacuhkan gadis itu, bahkan sekedar untuk menyapanya. Entah kenapa hal itu terjadi, ia tak tau mengapa semua orang di kelas mengucilkannya, tapi hal itu tak dipermasalahkan oleh Han Ye Ji, hal itu bukanlah masalah yang besar baginya.

Selang beberapa lama, seorang guru perempuan datang dengan seorang murid laki-laki yang mengikutinya dri belakang.

Semua mata tertuju pada murid laki-laki yang sekarang sudah berada di samping guru perempuan itu. Tampak sekali  murid wanita yang berada di kelas  tersebut tertegun melihat wajah murid laki-laki yang disinyalir sebagai anak baru .

"iihh. Ganteng bnget😍, bikin gemess😚😚" ucap gadis bernama Kang Soo Ra mengundang suara ricuh dari yang lain  membuat telinga Han Ye Ji geli seketika.

Guru yang ber name tag Shin Ha Kyung tersebut itu hanya tersenyum kecil menanggapi ucapan  Soo Ra barusan.

"baiklah, kenalkan ini Choi Soo Bin. Dia teman baru kalian. Dia pindah karna ikut orang tuanya yang bekerja di sini, ibu harap kalian dapat berteman baik dengan Soo Bin" ucap guru Ha Kyung.

"ya buu" balas semua murid.

" tpi bu, kok nggak dia sendiri yang ngenalin diri sih bu, kan Soo Ra mau dengar suaranya Soo Bin😚. Ayolah bu, suruh dia kenalin diri sendiri" ucap Kang Soo Ra centil dan lagi, hal itu membuat telinga Ye ji geli.

" hm... ah itu," ucap bu Ha kyung ragu menanggapi permintaan dari Soo Ra. Bu Ha Kyung terlihat memikirkan sesuatu. Memang apa yang membuat bu Ha Kyung ragu seperti itu. Memangnya salah jika seorang anak baru meperkenalkan diri sendiri di depan kelas? Pasti ada satu hal di balik itu semua. Selang beberapa lama, bu Ha kyung membuka suaranya.
"dengar anak-anak. Soo Bin Ini bisu dan tuli...."

"haahh!?" belum sempat bu Ha Kyung menyelesaikan perkataannya, semua murid sudah kaget mendengarnya.

"Tapi tenang saja. Dia punya alat yang membuat dia bisa dengar suara kalian. Tapi dia ini bisu. Jadi dia nggak bisa ngomong jelas. Dia berkomunikasi pakai bahasa isyarat atau nulis di buku. Ibu harap klian maklum ya" lanjut bu Ha Kyung.

Semua murid di kelas itu terdiam, tak ada yang menjawab, mereka masih kaget dengan kenyataan itu, tak terkecuali dengan Soo Ra, ia terlihat kesal karena ekspetasinya tidak sesuai dengan kenyataannya terhadap Soo Bin. Han ye ji hnya tersenyum mengejek melihat ekspresi Soo Ra yang kesal.

" berarti dia bisa banget dong berkomunikasi sama Han Ye Ji. Dia kan juga bisa tu pake bahasa isyarat" ejek seorang pria, dan pria itu tertawa dengan perkataannya sendiri yang diikuti dengan gelak tawa dari yang lain.

Han Ye Ji hanya bisa terdiam menahan amarah menerima ejekkan dari teman sekelasnya, di dalam benak Ye Ji, ingin sekali ia memukul kepala pria bernama Park Jinwoo yang sudah membuatnya ditertawakan satu kelas itu. Tapi apalah daya, Jinwoo mempunyai kekuasaan di sekolah ini, ayahnya adalah ketua yayasan di SMA ini, kalau saja ia sempat melakukan tindakan bodoh terhadap Jinwoo, tentu saja beasiswa yang ia dapatkan selama ini akan dicabut.

"Jinwoo!" ucap bu Ha kyung tegas menghentikan tawa ejekan tadi.

"sudahlah, kita selesaikan saja perkenalan ini. Soo Bin, kamu bisa duduk di samping Ye Ji" ucap bu Ha Kyung mempersilahkan Soo Bin yang sudah dari tadi berdiri di depan kelas untuk duduk.
Soo Bin tersenyum mengangguk, lalu segera berjalan ke arah Ye Ji, tepatnya ke arah tempat duduknya.
Saat Soo Bin berjalan ke tempat duduknya itu, mata Ye ji berpas-pasan dengan mata Soo Bin yang tak tau kenapa membuat jantung Ye Ji deg-degan.

Soo Bin sudah duduk di tempatnya. Ia  melihat ke arah Ye ji yang juga sedang melihat ke arah Soo Bin dan sekarang mereka bertatap-tatapan. Soo Bin tersenyum ramah pada Ye Ji dan itu sukses membuat detakkan jatung Ye Ji semakin kencang, Ye Ji tak membalas senyum dari Soo Bin namun segera memalingkan wajahnya sebelum jantungnya meledak.

" aneh banget. Jantung gue kok  tiba-tiba deg-degan sih? Tadi biasa aja deh? Emang sih, kalau diliat dari deket tambah ganteng, senyumannya juga bikin luluh ditambah tingginya yang menjulang, tapi masak iya gue suka. Gue kan jadi keliatan bodoh" batin Yeji mengumpat.

Kini Ye Ji menyadari, di balik kekurangan yang ada pada Soo Bin ternyata ada kelebihan yang Soo Bin punya, apalagi Soo Bin bisa membuat Ye Ji salah tingkah karna biasanya Yeji terlalu cuek pada seorang pria.


Hai, para reader tercintah, gimana ceritanya? Keliatan banget ya amatirannya? Mohon maaf ya kalau ceritanya berantakkan. Tpi putri harap para reader suka sama ceritanya. Putri senang banget klw ada yang ngasih saran sama kritikkan yang membangun.
Dan dukung cerita putri ya!
See you bye-bye😊

Cinta Itu Tuli [Choi Soo Bin] HIATUSStories to obsess over. Discover now