Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Rules To Make Me Love You

60 13 2
                                        

Park Chanyeol

Chanyeol menghempaskan kaleng minuman yang baru saja ia beli, wajah sampai telinganya memerah menahan emosi saat melihat pemandangan yang ia liat saat ini.

"Brengsek." Umpat Chanyeol, ia melangkahkan kakinya sembari mengumpati dua orang yang sedang asik dengan dunianya sendiri.

"Kau brengsek," Chanyeol menarik kerah pakaian sekolah orang itu, menatapnya dengan penuh emosi dan menonjok sampai lelaki itu langsung tidak sadar. Chanyeol menghempaskan tubuh itu seolah tubuhnya sama seperti kaleng yang ia beli tadi, tidak ada harganya. Setelah itu ia mendekat kearah gadis yang hari ini benar-benar membuatnya kecewa. "Aku menyukaimu dan kau harus tahu itu." Chanyeol melepas almamater SMA-nya dan memakaikan almamater tersebut ke gadis pujaannya itu.

"Kyulkyung. Kau tahu? Kau adalah gadis pujaan setiap lelaki disekolah ini dan disekolah lainnya, tetapi kali ini kau membuktikan jika kau benar-benar sialan tak berguna." Chanyeol melangkah mundur, meludahi lelaki yang ia tahu adalah adik kelasnya.

Ia menulikan telinga ketika Kyulkyung menariaki namanya, ia menutup pintu kelas dengan begitu keras sampai gadis itu menutup telinganya dan kata maaf disela tangisannya yang mulai berjatuhan.

"sialan benar benar sialan." Sepanjang melewati koridor kelas 12 Chanyeol sama sekali tidak berhenti mengumpat sebelum melihat sosok gadis yang begitu ia kenal, "mwo? Sedang apa sejeong disana?"

————————————————————

Kim Sejeong

Sejeong menghembuskan nafasnya pelan, melirik sekitar lorong dan perlahan-lahan menonjokkan tubuhnya. Gadis itu menarik nafasnya dan menghembuskannya lagi, setelah itu ia sedikit memiringkan kepalanya. Hampir saja terlihat tetapi tangan seseorang membuatnya begitu kaget sampai terduduk dilantai, syukurnya tak ada bunyi.

"Yak! Kau menganggu!" Bisik Sejeong kepada sahabatnya, Chanyeol. Lelaki itu meresponnya dengan tertawa kecil. "Sana pulang, jangan ganggu aku." Gadis itu memukul lengan Chanyeol pelan, mengusir sahabatnya.

"Kau sedang apa? Mengintip ya?" Chanyeol memicingkan mata besarnya, membuat bola mata sejeong membesar.

"Tutup mulut besarmu! Kecilkan suaramu bodoh!" Sejeong menutup mulut Chanyeol dan menatap lelaki dihadapannya ini dengan kesal. Setelah merasa Chanyeol mengerti, ia menjauhkan tangannya dan menyengir lebar. "Kau ingat saat aku bilang aku dekat Kim Taehyung anak kelas 12.C?" Chanyeol menganggukan kepala tanda ia ingat.

"Kau mengatakan itu satu tahun yang lalu dan tidak ada kemajuan," ingat Chanyeol sembari menganggukan kepalanya dengan polos. "Kenapa kau mengintipnya jika dia adalah gebetanmu?" Tanya Chanyeol penasaran.

"Kau akan kaget." Jawab Sejeong sok misterius, ia kembali jongkok sembari mengintip lagi.

"Kau bahkan akan lebih kaget jika-, shit dia sedang berciuman dengan sahabatnya sendiri." Chanyeol yang ikut mengintip pun mengumpat beberapa kali, "sialan kau dikalahkan dengan seorang uke." Chanyeol duduk disebelah Sejeong yang masih tengah mengintip.

"Astaga hari macam apa ini,"Chanyeol tertawa mengejek Sejeong dan juga dirinya, "tadi aku dan sekarang kau? Astaga, kau memang sahabatku kau harus tahu itu." Ucap Chanyeol disela tawanya yang pelan.

Sejeong ikut kembali duduk dan menghembuskan nafasnya, terlihat benar-benar sedih karna apa yang baru saja ia lihat. Sebagai sahabat Sejeong, tentu Chanyeol juga merasa sedih. Dia sudah sedari kecil bersama Sejeong dan apa yang dia tidak suka dari gadis disebelahnya ini adalah ketika dia bersedih. Sejeong jarang terlihat sedih, ia adalah gadis periang dan ramah.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Feb 09, 2019 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Rules To Fall In Love Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang