5

4 1 0
                                        

Agnes keluar dari rumah seperti biasanya, julius telah berdiri di depan rumah nya dengan sepeda yang selalu menemani nya. Ju, ntar pulang sekolah temanin gua kerumah jesi yah, agnes memperbaiki rambut nya yang berantakan karena angin kencang tersebut. Ok, tapi ngapain kesana, julius tetap fokus mengayuh sepeda nya. Mau minta drakor terbaru ama dia, agnes menggenggam erat ujung baju julius. Ok, tapi ajarin aku yah sebagai imbalan nya, julius tersenyum. Siap 86, agnes kembali menikmati perjalan mereka pagi ini.
  Bel istirahat berbunyi keras, para murid ber seragam putih abu-abu tersebut keluar seperti burung dari sangkar nya. Terdapat wajah kelelahan serta kebebasan, sorakan murid berjenis kelamin hawa terdengar dari ujung kelas sampai lapangan saat menyaksikan eksul basket di adakan lebih tepat nya bukan karena basket nya namun karena si kapten basket yang begitu memikat. Tak terkecuali agnes, yang duduk sembari membaca novel serta memasang handset nya di telinga. Perlu diketahui bahwa agnes tidak mendengarkan lagu, namun ia hanya memasang nya saja.
  Bruk...novel yang agnes pegang tak sengaja jatuh karena terlempar bola, membuat sorakan terhenti sejenak. Maaf..., aku tidak sengaja apa kau terluka, felix kini berdiri di depan agnes. A..a..ah, aku tidak apa, agnes tersenyum sesaat setelah jesi menyenggol siku nya untuk tidak grogi. Benarkah, saya minta maaf felix tersenyum menggaruk kepala nya padahal tidak gatal. Sejenak ia terdiam akhirnya felix memberanikan diri. Maaf...Agnes berdiri di depan felix kaku seperti patung. Bola nya, boleh kah saya ambil, felix tersenyum tipis. Ah..iya, ini bola nya, aku tidak apa-apa agnes memberi bola nya pada felix. Kalau gitu, aku lanjut main yah, thanks felix tersenyum lalu berbalik pergi. Thanks god, big thanks for god itulah yang sekarang di gumamkan agnes dalam hati.

Ah...akhirnya ane up, akhirnya ini lapak tetap berjalan. Ya benar, saya melanjutkan kembali work ini karena gak tahu kenapa ide buat nulis ini terus muncul. Dan sayang aja gak berlanjut padahal udah ada yang baca jadi bingung sendiri. Gua buka hiatus waktu itu tapi benar benar menghilang dan muncul dengan akun baru. So, buat yang pada baca lapak ini sekira nya baca dulu yang lama, dari situ lah alur nya menjadi nnyata dan berharap banget sih sama work yang ini agar dapat merakyat. Aku juga udah publis work aku yang lama dengan akun ini

Isi nya qoutes doang, pokok nya baca aja yang lama di work aku yang lama. See u guys and happy smile.

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
TH(Teman Hidup)Where stories live. Discover now