Sepasang sepatu melangkah terburu-buru dengan mata yang meneliti setiap ruangan yang dia cari. Setelah menemukan ruangan XII IPS2, dia tak langsung bergegas masuk melainkan mengatur detak jantung ya yang berdegup dengan kencang.
Setelah menormalkan detak jantungnya, barulah dia mengetuk pintu dan masuk kedalam kelas. Tapi bukan seperti yang dia bayangkan, sebelum dia menjelaskan apa alasan nya terlambat masuk kelas dia sudah di marah habis-habisan oleh guru yang sedang mengajar itu.
Tentu saja kesal, jika dia membantah dia akan menambah kesan buruknya sebagai siswa baru jadi lebih baik diam dan dengarkan. Setelah 10 menit guru itu mengomel, ada satu siswa yang memberanikan diri membuka suaranya.
"Maaf Bu Amri, itu murid baru yang baru masuk hari ini, mungkin dia kesusahan mencari kelas ini." kata salah seorang murid di hadapan ya yang bernametag Angel Putri Pratama.
"Oh, maaf ibu tidak tau nak. Ya sudah sekarang perkenalkan diri kamu."
Setelah di persilahkan guru yang dua tau bernama Bu Amri dan mengampu mapel Ekonomi itu. Barulah dia memperkenalkan dirinya.
"Assalamualaikum, perkenalkan nama saya Anita Rahma, saya pindahan dari SMAN Kartika. Saya pindah kesini bukan karena sekolah saya dulu mengeluarkan saya, tapi memang saya yang ingin pindah kesekolah ini. Trimakasih."
"Ya sudah sekarang kamu Anita, kamu boleh duduk di belakang sana." Bu Amri mengarahkan kursi belakang paling pojok, karena memang hanya disana bangku yang tersisa.
Sewaktu dia berjalan kebangku yang di tuju, hampir satu kelas menatapnya dengan meneliti. Tentu saja karena mereka tak akan percaya jika gadis ini pindah atas kemauannya sendiri.
Lihat saja seragam yang ia kenakan, baju yang panjang hanya sebatas pinggang dan memperlihatkan lekuk tubuhnya yang indah, rok yang panjangnya di atas mata kaki, rambut panjang bergelombang, dengan tampang dingin di tambah kesan jutek menambah kesan horor.
Pasti semua mengira bahwa dia adalah gadis nakal yang akan susah untuk di atur, dan akan menyusahkan sekolah nantinya.
Tapi karena memang dia yang tidak perduli dengan pandangan orang lain dia bersikap biasa saja. Toh belum ada sehari dia sekolah disini, jadi biarkan mereka mengenalnya dulu lalu dengarkan pendapatnya. Karena setiap penampilan tak menjamin perilakunya bukan.
________________
Minta kritik dan saran ya,
baru belajar jadi maaf kalo banyak typo😁
Wait for the next section.....
YOU ARE READING
PENYESALAN RASA
RomanceBersenang-senang dengan cara yang menurutnya menarik, tapi merugikan orang lain. Tanpa ia sadari banyak yang terluka karena caranya. Hingga ia menyadari hal yang berharga ia hancurkan dengan mudahnya. Mencoba memperbaikinya? Sempatkah? Atau sudah te...
