Pagi itu seperti biasanya,seorang gadis memulai hari pertamanya menginjakkan kaki di tingkat sekolah menengah atas.
Menjadi seseorang yang memiliki paras wajah yang membuat siapa saja tidak bisa melihatnya hanya dengan kilasan mata belaka, gadis ini tumbuh menjadi gadis yang banyak diidolakan di kalangan dia bermain.
Tak jarang ada saja yang selalu iri dengan indahnya paras wajahnya.
Tapi itu tidak membuatnya tinggi hati.
Karakternya yang baik,murah senyum,sopan dan ditambah parasnya yang indah membuat gadis ini digemari bahkan menjadi seorang kekasih pria yang terkenal dengan seluruh sifat dinginnya dan segala keposesifannya pada gadis ini.
Namanya Geo.
Geoty Vena Reest.
Seorang gadis beruntung atau malah kurang beruntung mendapat kekasih berwajah bak super model tetapi sikap keposesifan dan cool yang menyeruak dari auranya.
Dia adalah Axel gravin Holltz.
Seorang pria dengan segala tingkah posesif akan hal yang dia miliki.
Pria yang tatapannya akan mengintimidasi setiap orang yang beradu pandang dengannya.
Tetapi tidak banyak yang mengetahui hubungan keduanya.
Si gadis yang baru saja lulus dari SMP melanjutkan sekolahnya di sekolah sang pacar.
Axel merupakan salah satu anak pemegang saham terbesar di sekolahnya.
Bahkan bisa dikatakan dia adalah ahli waris dari semua kekayaan yang dimiliki oleh keluarganya.
SMA Pembangunan Bangsa.
Drrtt..drrtt...drrtt
Sebuah notif pemberitahuan pesan baru di Gadget Geo.
Geo membuka pesan itu.
Axel G💞
Sayang
Aku otw jemput kamu ya
Kamu udah sarapan kan?
Atau aku bawain sarapan?
Oke
Aku udah sarapan ko
Beneran kan honey?
Aku ga mau kamu ke sekolah tanpa sarapan 😷
Ini hari pertama
Pasti berat 😔
Iya,beneran ko 😊😚
Aduh duhh
Pacar aku udah berani ya ngasih emote kiss kiss gitu?😄😗😗😙😚
Oh jadi gaboleh?😌😔
Yaudah maaf 😔😔
Bukan gitu sayangku ❤
Aku malah seneng kamu ngirim gitu 😗😍
Makin semangat jalanin harinya.
Iyain biar fast.Udah kamu buruan jemput akunya.Ntar telat loh .
Nunggu 5 menit.
Ga nyampe aku naik bus😤
Siap sayangku 😍😘.
AWAS AJA KALO BERANI NAIK BUS.👿
Siap siap busnya aku bakar!
Otw honey 😗😘😘😘.
Geo hanya tertawa pelan melihat balasan terakhir chat Axel.
Selalu begitu.Dasar bapak bapak possesif.Pikir Geo dalam hati.
Selang beberapa menit,Geo sudah turun dari kamarnya yang berada di lanatai dua.
Tadi sebelum berbalas chat dengan Axel,terlebih dahulu Geo sarapan tadi.
Geo berpamitan pada bundanya yang kebetulan sedang mencuci piring di dapur.
Setelahnya Geo melangkah menuju teras depan dan menunggu kedatangan kekasih posesif yang disayanginya.
Tin tin tin!!
Suara klakson Mobil Axel mengagetkan Geo yang sedang merunduk melihat kebawah.
Tak selang kemudian,turunlah seorang pria dengan tampang rupawannya.
Tapi ada saja yang selalu membuat Geo naik pitam melihat kelakuan minus pacarnya.
Lihat saja pria itu.
Seragam yang dibiarkan keluar,dasi yang digantung disamping lehernya,ikata pinggang yang ditenteng di tangannya semuanya berantakan.
Hanya satu poin plus Axel pagi ini.
Rambutnya yang disetel rapi membuat kadar kegantengannya berada di puncak.Ditambah lagi dengan wajah tampannya.
