One

1.7K 196 84
                                        

Diharap baca deskripsinya dulu, oke?

















Happy Reading^^












...

Di malam minggu ini cuaca sangat bagus untuk para manusia yang berniat berkencan. Tapi sayangnya gadis yang tengah berjalan sambil bersenandung itu tidak memiliki kekasih. Tau alasannya? Karena dia belum mau berpacaran lagi setelah dirinya di campakkan oleh mantan kekasihnya beberapa bulan lalu.

Dia berjalan menuju minimarket berniat membeli banyak camilan untuk ia habiskan malam ini juga. Dia masuk ke dalam dan mengambil satu keranjang. Gadis itu berjalan menyusuri beberapa rak camilan yang menggoda lidahnya. Kini dia tidak mau melakukan diet! Lagi pula dia tidak memiliki kekasih dan tidak ada niatan memiliki kekasih, jadi untuk apa ia bagus-baguskan penampilan?

Dia ambil banyak-banyak camilan yang menurutnya enak. Beralih ke tempat minuman. Dia ambil satu botol soju dan minuman lainnya. Setelah selesai dia pun berjalan ke kasir dan menyerahkan keranjang itu. Dia membuka earphone-nya sebelah.

Sang kasir menghitung harga demi harga memakai alat penghitung harga. Dan saat sudah selesai, kasir itu memasukkan semua makanan dan minuman ke dalam kantung plastik berwarna hitam. Saat kasir itu menyebutkan total harganya, gadis itu pun merogoh tas kecilnya yang ia soren dan mengeluarkan kartu kredit dari dompetnya. Dia memberikannya.

Tit~~

Gadis itu melebarkan matanya tak percaya.

"Kartumu saldonya habis"

Brengsek, dia malu. Dengan senyum canggung gadis itu mengambil kartu kreditnya dan memilih membayar menggunakan uang tunai.

"Uangmu kurang ₩5.000"

Sial!

Gadis itu tertawa hambar. "Kalau begitu, aku tidak jadi membeli dua camilan ini" meletakkan dua camilan ke meja kasir.

"Baiklah. Ini kembaliannya"

Gadis itu mengambil. "Hanya sepuluh Sen?"

"Ya. Jika kau tidak memiliki cukup uang, jangan berlagak belanja banyak"

Gadis itu memberengut. "Uangku banyak kok. Ahjussi tidak tau saja"

"Ya-ya. Sekarang lebih baik kau pergi anak muda"

"Aku ini pelanggan, kenapa diusir?" lantas mulai berjalan keluar minimarket meninggalkan ahjussi itu yang hanya geleng-geleng kepala.

Dia selipkan kantung plastik ke pergelangan tangannya dan memasukkan kedua tangannya ke dalam saku jaketnya. Dia selipkan earphone ke telinga kembali dan bersenandung. Dia melihat pasangan yang berjalan melewatinya sambil bergandengan tangan. Dia cemberut iri.

"Pria itu pasti pria brengsek" tebaknya seenak jidat menatap pasangan itu. Dan tidak lama kemudian dia melihat seorang wanita yang berjalan ke arah pasangan itu. Dia melebarkan matanya saat melihat pria itu di tampar oleh wanita yang baru saja datang.

"Woah~~ apakah pria itu berselingkuh?" dia tersenyum evil. "Tebakanku tidak salah. Dia pria brengsek" dan melanjutkan berjalan.

Dia menunduk selama perjalanan. Tiba-tiba langkahnya terhenti saat melihat seekor kucing yang tengah bersembunyi di balik semak-semak. Matanya berbinar. Dia berjongkok dan mengeluarkan suara ala kucing untuk memancing kucing itu mendekat ke arahnya. Dia usap-usap atas kepala kucing itu dengan senyuman yang menghiasi wajah.

My CatTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang