Chúng tôi đã cập nhật Hướng dẫn Nội dung.
Hãy xem các hướng dẫn mới nhất để tiếp tục chia sẻ câu chuyện một cách an toàn.

Prolog : Rewind

96 12 0
                                        

Aku hanya anak sma yang baru saja naik tingkat ke kelas 11 . Di sekolah ini aku yang menjadi jagoannya, semua anak laki-laki takut padaku (kecuali anak kelasku), jika anak laki-laki kelasku terlibat pertikaian disitulah aku membela mereka. Aneh bukan, seorang anak perempuan harusnya belajar dan cukup diam saja dikelas tapi berbeda denganku aku sangat berani dalam menghadapi tantangan (ex; perkelahian,debat dgn kaum adam). Dan hari-hariku dimulai sekarang

---DILAPANGAN SEKOLAH---

Mereka sudah pulang sekolah

"Ya.. Wan-ah.. SeungWan.. Shon SeungWan. Yaak.." Sehi berlari mengejar Seungwan "Berapa kali aku harus memanggilmu sih"

Seungwan yang melihat sahabat karibnya terlihat kelelahan itu langsung berhenti, dan Sehi pun menabrak punggung Seungwan.

"Sehi-ya, sepertinya disana ada kegaduhan." Kata Seungwan mengerutkan dahi dan pergi menghampiri.

"Hah.. itu Young Tae bukan?" yang melihat seungwan pergi menghampiri kegaduhan Sehi hanya bisa mengikutinya dari belakang.

---DILUAR GERBANG SEKOLAH---

SAAT PULANG SEKOLAH

"Heh.. lu yang numpahin susu ke baju gua di bus tadi pagi kan," Seorang Laki-laki berseragam SMP membentak YoungTae.

"Untung ketemu ya bro~ sekolahnya," Sahut temannya dengan satu tangan di saku.

Dengan gemetar young tae pun menjawab, "Ta-ta-tadi saya sudah meminta maaf kepada anda."

"Iya emang lu udah minta maaf tadi, trus baju teman gua bisa bersih gitu karna maaf lu," sahut teman lainnya yang memanas-manasi.

"Me-memangnya kalian mau apa," Tanya YoungTae setelah mengumpulkan keberaniannya.

"Weeh.. Nada-nadanya kaya nantangin kita ya." Sahut orang yang membentak YoungTae.

Dan Seungwan pun juga sudah berada di tempat kejadian.

"Hi, Oppa-deul. Kalian disini mau apaya, kalau boleh tahu?" Tanya Seungwan dengan berani.

"Heh, lu gak usah ikut campur sama urusan kita deh" Tanya seorang laki-laki yang tangannya di saku.

"Oh.. begitu ya. Tapi dia teman saya, jadi saya berhak ikut campur," Jawab Seungwan.

"Baik kalau begitu, gimana kalau kau ganti rugi atas bajuku ini."

Seungwan pun membuka satu-satu kancing bajunya. Dan sahabatnya pun meneriakinya "Ya..Naughty Girl Son Seungwan. Jangan lakukan itu ya, wan-ah."

"Mau apa kau dengan tubuh gempal mu hah?" dengan serigainya, dan teman-temannya ikut tertawa atas pernyataannya. Tapi tidak dengan salah satu temannya yang dari tadi hanya menopangkan punggung ditembok gerbang dan mengilangkan kaki, mungkin dia berpikir jika seungwan anak aneh.

"Nih Pakai saja bajuku, jadi kau tidak perlu datang kesini lagi," Dia melempar bajunya ke muka orang yang membutuhkan baju. "Toh bajunya hampir mirip dengan baju yang kau punya."

Dan dia pun menarik tengkuk kedua temannya itu dan berjalan menjauhi anak SMA itu. Tiba-tiba anak yang tadi menepak bahu seungwan dengan keras dan menyeretnya ketempat tadi.

"Hey, Apakah kau ingin mati hah!! Ingin dipukul kau" dia pun mulai pukulan kearah bahu seungwan.

Seungwan pun menyerigai, menangkis dan melintir tangan pemuda itu dan sepertinya dia merasa kesakitan. "Yaa.. kau tidak tahu siapa saya disini. Disini tempat saya jangan pernah kau menginjakkan kakimu disini lagi"

Pemuda yang menopang punggungnya langsung berdiri tegak karena yang ingin dijemput sudah datang "Sooyoung-ah.. Ayo kita pulang. Bro, gua pulang duluan ya " dia sedikit melirikkan pandangannya ke seungwan dan dipotong oleh orang yang dijemputnya "Mereka kenapa oppa?, sepertinya serius". Pemuda itu tidak acuh atas pertanyaan itu dan langsung bergegas pulang.

Seungwan pun sedikit merasa kehilangan entah kenapa saat mereka pergi rasanya tidak suka.

"Kalau kalian bertiga masih ingin berdebat dengan saya, bagaimana minggu ini kalian ketempat XXXX. Dan kita bertanding disana dengan cara saya" ucap seungwan dengan tegas.

"Okey baiklah kalau begitu. Gua tunggu kalau lu gak ada akan gua labrak lu disini juga" jawab salah satu orang yang mengajak pulang seorang gadis itu.

Dengan tegas seungwan berkata, "Okey, Deal."

REMEMBER YOU (Hiatus)Những tác phẩm khiến độc giả say mê. Hãy khám phá bây giờ